JATENGPOS.CO.ID-Di tengah pesatnya perkembangan kuliner Jepang di Semarang, pelaku usaha dituntut untuk terus menghadirkan inovasi agar mampu bersaing. Tidak hanya mengandalkan cita rasa, tampilan dan keunikan menu, kini menjadi strategi untuk menarik perhatian pelanggan. Hal tersebut dilakukan oleh Takoyaki Peko melalui peluncuran Black Takoyaki, menu yang menjadi pembeda dibandingkan takoyaki pada umumnya. Inovasi tersebut menjadi daya tarik bagi pelanggan, khususnya mahasiswa yang menjadi target utama usaha ini.
Takoyaki Peko baru berdiri pada tahun 2026 untuk cabang Semarang sendiri, dan kini telah memiliki dua cabang di Kota Semarang. Gerai ini beroperasi setiap hari mulai pukul 14.30 hingga 22.00 WIB dijalan Timoho Raya Semarang, dengan tampilan yang sederhana dengan tema yang cukup kontras memanjakan mata saat orang lain lewat didepannya. Selain menyasar mahasiswa melalui harga yang terjangkau, Takoyaki Peko juga menghadirkan konsep berbeda melalui Black Takoyaki yang dibuat menggunakan tepung premium.

Salah satu karyawan Takoyaki Peko, Yogi mengatakan ide menghadirkan Black Takoyaki muncul setelah sang owner Takoyaki Peko mempelajari langsung pembuatan takoyaki di Jepang. Pengalaman tersebut kemudian dikembangkan menjadi inovasi yang disesuaikan dengan selera masyarakat Indonesia tanpa menghilangkan ciri khas takoyaki Jepang.
“Black Takoyaki kami memiliki tekstur yang lebih kenyal dibandingkan adonan takoyaki biasa. Kami ingin menghadirkan pengalaman baru bagi pelanggan sekaligus menjadi ciri khas Takoyaki Peko,” ujar yogi salah satu karyawan Takoyaki Peko.
Menurutnya yogi, respons pelanggan terhadap menu tersebut cukup positif. Banyak pengunjung yang penasaran dengan tampilannya, kemudian kembali membeli karena menyukai tekstur dan cita rasanya. Hingga kini, Black Takoyaki menjadi salah satu menu yang paling diminati. Hal ini di barengi dengan harga yang affordable untuk sebuah pengalaman baru menikmati takoyaki dengan isian gurita asli dan cukup besar. Kisarannya dimulai dari harga Rp. 16.000 untuk varian adonan original dan untuk yang adonan black berkisar dari harga Rp. 18.000 untuk ukuran small size.

Melalui inovasi tersebut, Takoyaki Peko berupaya menunjukkan bahwa persaingan bisnis kuliner tidak hanya bergantung pada rasa, tetapi juga kreativitas dalam menghadirkan produk yang memiliki identitas dan mampu menarik minat konsumen.(raisha)





