33.5 C
Semarang
Jumat, 24 April 2026

Proyek Gedung Kudus Sehat Bakal Digarap Bulan Depan




JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Pemkab Kudus melalui manajemen RSUD dr Loekmono Hadi Kudus tancap gas dalam meningkatkan fasilitas kesehatan daerah. Pembangunan Gedung Kudus Sehat yang menjadi proyek strategis daerah (PSD) dan perluasan RSUD dr. Loekmono Hadi dipastikan akan memulai tahap konstruksi fisik pada awal Mei 2026 mendatang.

Kepastian ini disampaikan langsung oleh Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, menjelaskan, bahwa saat ini proyek tersebut tengah berada dalam fase krusial administrasi pengadaan, yakni menunggu penyelesaian masa sanggah setelah pengumuman pemenang lelang.

‘’Sekarang kita masih menunggu pengumuman dan masa sanggah. Jika semua lancar tanpa hambatan, kemungkinan awal Mei sudah masuk tahap pelaksanaan fisik,” ujar Sam’ani, baru-baru ini.

Baca juga:  Kantor DPRD Jepara Gelar Tes Usap, Hasilnya 16 Orang Positif

Pihaknya menegaskan, bahwa proses lelang sebenarnya sudah memasuki tahap akhir. Begitu kontrak ditandatangani, alat berat dipastikan akan segera masuk ke lapangan,’’Tahun ini sudah dilelang, jadi tinggal pelaksanaannya saja,’’ tambahnya


Diketahui, Gedung Kudus Sehat diproyeksikan menjadi ikon baru layanan kesehatan berbasis teknologi di Kota Kretek. Berdasarkan perencanaan, gedung ini akan menjulang setinggi enam lantai ditambah satu area semi-basement.

Tak hanya fokus pada layanan medis konvensional, gedung ini mengusung konsep layanan premium. Fasilitas yang disiapkan mencakup ruang rawat inap kelas VVIP dan VIP, layanan rehabilitasi medis, hingga radiologi modern.

Menariknya, gedung ini juga akan dilengkapi area penunjang komersial seperti hotel, restoran, dan area parkir yang luas guna menjamin kenyamanan pasien serta keluarga.
Nilai Investasi Fantastis

Baca juga:  Polresta Pati Sita 5.475 Botol Miras Ilegal

Berdasarkan dokumen tender, proyek ambisius ini memiliki Pagu Anggaran sebesar Rp 110 miliar dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sekitar Rp 99,67 miliar. Sedangkan dari proses pengadaan barang dan jasa mencatat PT Gala Tama keluar sebagai pemenang lelang sementara dengan nilai penawaran Rp 91,44 miliar.

Pendanaan proyek ini nantinya akan dikelola secara mandiri oleh pihak RSUD dr. Loekmono Hadi dengan skema pembiayaan yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan rumah sakit. (han/rit)




TERKINI




Rekomendasi

...