Pangdam IV/Diponegoro Tekankan Modernisasi TNI AD

JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin, melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Kudus, Kamis (7/5). Dalam kesempatan itu, menyampaikan pesan penting mengenai transformasi besar-besaran yang tengah dilakukan TNI Angkatan Darat guna memperkuat pertahanan negara.

Pantauan di lokasi, rombongan Pangdam IV/Diponegoro tiba di Makodim 0722/Kudus sekitar pukul 08.14 WIB, dan disambut langsung oleh Danrem 073/Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael dan Dandim 0722/Kudus Letkol Arh Yusufa Allan Andriasie serta Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris dan Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo.

Suasana khas Kota Kretek terasa kental saat Pangdam menerima pengalungan Batik Kudus dan suguhan Tari Caping Kalo, sebelum melanjutkan agenda ramah tamah bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Kudus.

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Achiruddin memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Kodim 0722/Kudus. Ia mengenang keberhasilan satuan ini, yang berhasil meraih Juara 1 lomba TMMD tingkat nasional saat ia menjabat sebagai penutup kegiatan tersebut sebelumnya.

Baca juga:  4.555 Warga Kudus Terinfeksi COVID-19

‘’Ini pencapaian luar biasa. Kerja keras kalian membuahkan hasil nyata bagi organisasi dan masyarakat,’’ ujarnya.

Sementara itu, juga menyampaikan agenda utama kunjungan ini adalah sosialisasi mengenai reorganisasi TNI AD. Mayjen Achiruddin, mengungkapkan bahwa di bawah visi Presiden Prabowo Subianto, TNI sedang melakukan pemekaran jumlah personel secara masif, dengan target mencapai lebih dari 1 juta prajurit.

‘’Tiap provinsi nantinya akan memiliki Kodam sendiri, total 37 Kodam di seluruh Indonesia hingga tahun 2029. Untuk wilayah kita, sedang dikomunikasikan pembentukan Kodam baru di wilayah Yogyakarta (Eks Keresidenan Kedu) yang akan terpisah dari Kodam IV/Diponegoro,’’ tuturnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan rencana pembangunan 40 Batalyon Tim Pertempuran (YTP) di Jawa Tengah dan DIY. Khusus untuk Kabupaten Kudus, direncanakan akan dibangun YTP dan Brigade Infanteri Tim Pertempuran (Brigif TP).

Baca juga:  Lima Kasus Pidana Ditutup Restorative Justice

‘’Langkah ini diambil untuk memastikan TNI siap menghadapi dinamika geopolitik global yang kian tidak menentu,’’ imbuhnya.

Selain urusan taktis, pihaknya juga menekankan peran TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, dan pembangunan infrastruktur seperti Jembatan Garuda dan Sekolah Rakyat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program pemerintah adalah pertaruhan nama baik TNI.

Menutup arahannya, Mayjen TNI Achiruddin mengingatkan para prajurit untuk menjaga gaya hidup sehat dan menghindari pelanggaran. Maka dari itu, Perhatikan pola makan, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup.

’’Saya tidak ingin lagi menerima laporan anggota meninggal di usia muda karena penyakit yang bisa dicegah. Juga, kita harus terus mencintai rakyat agar kepercayaan masyarakat kepada TNI tetap tinggi,’’ pungkasnya. (han/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...

Geger Dugaan Jual Beli Jabatan di RSUD...

Pabrik Rokok di Keresidenan Pati Bertambah

Harga Beras di Kudus Dipastikan Aman

Harga Kedelai Impor di Kudus Naik Lagi,...