Inovasi Posyandu Kajen Bisa jadi Contoh Desa Lain


JATENGPOS.CO.ID, PATI – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pati Dwi Risma Ardhi Chandra memimpin langsung monitoring pelaksanaan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal di Posyandu Almuyassar, Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Selasa (9/6).

Monitoring digelar untuk memastikan implementasi 6 SPM berjalan optimal, terintegrasi, dan tepat sasaran. Enam layanan dasar itu meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat dengan pendekatan berbasis masyarakat.

Kegiatan dihadiri Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pati, Camat Margoyoso, Kepala Desa Kajen, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah yang terlibat dalam Posyandu 6 SPM.

“Alhamdulillah, kegiatan monitoring Posyandu Desa Kajen pada hari ini berjalan lancar dan tertib. Kader Posyandu Desa Kajen sangat aktif. Kami mengapresiasi semangat kader dan dukungan Pemerintah Desa Kajen,” ujar Dwi Risma Ardhi Chandra.


Dalam pemantauan, Tim Pembina menilai sinergi antara kader, pemerintah desa, dan unsur pendukung berjalan baik. Kolaborasi itu disebut menjadi faktor penting menjaga kualitas layanan kepada warga.

Baca juga:  Tanah Longsor di Jepara saat Hujan Deras, 2 Rumah Rusak

Dwi Risma menekankan, Posyandu 6 SPM tidak lagi hanya fokus pada timbang balita dan imunisasi. Posyandu kini menjadi pusat layanan terpadu desa yang menyentuh berbagai aspek kebutuhan dasar masyarakat.

“Semoga Posyandu Desa Kajen bisa terus meningkatkan inovasi dan menjadi contoh bagi desa lain di Kabupaten Pati. Terima kasih,” imbuhnya.

Kepala Desa Kajen menyampaikan, Posyandu Almuyassar berupaya mengintegrasikan seluruh layanan 6 SPM. Di bidang kesehatan, pelayanan ibu hamil, balita, dan lansia rutin dilakukan. Untuk pendidikan, ada PAUD dan kelas parenting. Sektor pekerjaan umum dan perumahan rakyat diakomodasi lewat pendataan infrastruktur dan rumah tidak layak huni.

Sementara aspek trantibum dan perlindungan masyarakat diwujudkan dengan keterlibatan Linmas dan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Baca juga:  Direktur RSUD Kudus Terpapar COVID-19

“Kami berharap capaian yang sudah baik ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat,” kata Dwi Risma di sela kegiatan.

Melalui pemantauan langsung, Pemkab Pati memastikan seluruh layanan dasar yang menjadi hak masyarakat terpenuhi dengan baik. Upaya ini bagian dari komitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik hingga tingkat desa secara berkelanjutan.

Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pati akan terus melakukan monitoring berkala ke desa lain. Tujuannya, memastikan Posyandu 6 SPM berjalan sesuai standar dan mendorong replikasi praktik baik dari desa yang sudah maju seperti Kajen.

Dengan kader yang aktif dan dukungan penuh pemdes, Posyandu Almuyassar diharapkan mampu melahirkan inovasi layanan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga.(Ida/rit)


TERKINI

Kokola ‘Cookie Land’ Hadir di JFK 2026

Rekomendasi

...