Terangi Perbatasan, Pemasangan 132 Titik PJU Dikebut


JATENGPOS.CO.ID, ​KUDUS – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus mulai merealisasikan pemasangan 132 titik lampu penerangan jalan umum (PJU) berbasis tenaga surya (solar cell) pada tahun 2026. Proyek yang menyasar 13 ruas jalan di kawasan perbatasan dan wilayah yang belum terjangkau jaringan listrik PLN ini ditargetkan rampung pada Agustus mendatang.

​Kepala Bidang Keselamatan dan Sarana Prasarana Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Kudus, Sahri Noto Utomo, menjelaskan bahwa proyek bernilai Rp5,082 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Kudus ini kini telah memasuki tahap pelaksanaan fisik usai kontrak penyedia rampung.

​”Penggunaan PJU tenaga surya diprioritaskan untuk daerah pinggiran atau perbatasan. Langkah ini dilakukan agar masyarakat di wilayah pinggiran maupun perbatasan tetap mendapatkan fasilitas penerangan jalan yang memadai,” ujar Sahri.

Baca juga:  Longsor di Dusun Kambangan Menelan Korban

Pihaknya memaparkan, ​sebanyak 13 ruas jalan yang menjadi lokasi pemasangan meliputi ruas ​Jalan SMA 1 Bae-Megawon, ​Jalan Panjang–Karang Sambung, ​Jalan Lau–Pacikaran, ​Jalan Kambangan Menawan (menuju batas Jepara), ​Jalan dan Kalirejo (batas Pati).


Selain itu, ruas ​Jalan Kajar–Cranggan
​Jalan Undaan Kidul–Gatet, ​Jalan, Jojo–Kesambi, ​Jalan Terban–Kancilan, ​Jalan Mejobo (menuju batas Pati), ​Jalan, Londrak–Kambangan, ​Jalan, Berugenjan–Wonosoco, ​Jalan Gajian–Watu Putih Terban, ​dan Jalan Kedungsari (menuju batas Jepara).

Menurutnya, selain dinilai lebih efektif diterapkan di wilayah yang jauh dari jangkauan PLN, sistem solar cell ini juga menawarkan keunggulan berupa nol biaya tagihan listrik bulanan.

​Untuk menjamin kualitas infrastruktur tersebut, Dishub Kudus memberlakukan garansi pemeliharaan selama lima tahun penuh dari pihak penyedia untuk seluruh komponen, mulai dari tiang, panel surya, hingga lampu.

Baca juga:  Hadirkan Dewi Perssik saat Hajatan, Polisi Bakal Periksa Pemilik Acara

“Adanya ​pemasangan PJU solar cell ini, mobilitas warga di malam hari akan semakin aman, nyaman, serta mampu mendongkrak aktivitas perekonomian masyarakat di kawasan perbatasan,” tutup Sahri. (han/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...