JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Hitung mundur menjelang kick-off Liga 2 Championship musim 2026/2027 kian bergulir, namun awan tebal ketidakpastian masih menyelimuti Persiku Kudus. Hingga pertengahan Agustus, manajemen tim berjuluk Macan Muria tersebut sama sekali belum mengumumkan sosok pelatih kepala maupun jajaran pemain yang akan mengarungi musim baru.
Keheningan ini pun mulai memicu tanda tanya besar, sekaligus rasa penasaran di kalangan suporter setia. Kekhawatiran tersebut salah satunya disuarakan oleh Satria Agus Himawan, pencinta sepak bola lokal sekaligus pendukung fanatik Persiku. Dalam statemennya, Ia mendesak manajemen untuk bergerak cepat di bursa transfer mengingat mepetnya waktu persiapan tim.
‘’Waktu kompetisi sekitar sebulan lagi, harapannya Persiku bisa segera merekrut pelatih dan pemain untuk mengarungi Liga 2 musim depan,’’ ujar Satria.
Disinggung nama pelatih, sejauh ini, kabar yang beredar di akar rumput masih sangat minim. Satria membeberkan adanya bocoran informasi terkait manajemen Persiku yang berencana menggandeng juru taktik baru berinisial KW. Kendati, rumor tersebut belum bisa dipastikan kebenarannya, lantaran pihak klub belum mengeluarkan rilis resmi.
Langkah konkret yang baru terlihat dari PT Relasi Sport Muria Indonesia, selaku badan hukum Persiku adalah penunjukan Bangun Bawono sebagai Presiden Klub yang baru. Pasca-pengumuman tersebut, manajemen sempat memberikan sinyal bahwa beberapa pilar lama akan dipertahankan untuk kembali berkostum Persiku.
Meski ada angin segar mengenai pemain lama, tantangan berat sudah menghadang. Satriya menyebutkan bahwa mayoritas pemain potensial Persiku musim lalu justru sudah dicaplok oleh klub-klub kompetitor. Kondisi ini mempertebal rasa cemas di hati para pendukung.
‘’Harapan kami, pemain yang tersisa setidaknya bisa membuat Persiku tetap bertahan di Liga 2 semusim ke depan,’’ tambahnya.
Disingg home base, di tengah ketidakpastian skuad, Persiku juga dipastikan untuk sementara berlatih di luar kandang. Menyusul stadion Wergu Wetan Kudus sedang memasuki tahap renovasi besar-besaran, sehingga memaksa klub mencari tempat latihan alternatif di luar daerah.
Menanggapi hal tersebut, Satria menilai persoalan stadion bukan hambatan besar bagi loyalitas suporter. Baginya, ke mana pun Persiku pergi, dukungan penuh akan tetap mengalir.
‘’Dimana pun Persiku berlaga, kita tetap akan mengikuti,’’ pungkasnya. (han/rit)





