Bayi Perempuan dalam Kardus Ditemukan di Bengkel


JATENGPOS.CO.ID, PATI – Warga Desa Ketanen, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, digegerkan dengan penemuan bayi perempuan yang baru lahir di sebuah bengkel, Selasa (18/8) pagi. Bayi ditemukan dalam kondisi hidup dengan tali pusar dan ari-ari masih menempel.

Bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB di bengkel milik Slamet Santoso, warga Desa Mojoagung, Kecamatan Trangkil, yang berada di RT 1 RW 1 Desa Ketanen. Saat itu, Slamet bersama Bawono hendak bekerja di bengkel dan mendengar suara tangisan bayi.

Setelah mencari sumber suara, keduanya menemukan sebuah kardus yang diletakkan di atas kursi. Di dalam kardus tersebut terdapat seorang bayi perempuan dalam kondisi hidup.

Kepala Desa Ketanen Heri Pribadi mengatakan, informasi penemuan bayi pertama kali diterimanya dari perangkat desa, Wahyu Satriyo Cahyanto atau yang biasa dipanggil Rio.

“Awalnya saya dikabari oleh perangkat desa, Mas Wahyu Satrio Cahyanto, biasa dipanggil Mas Rio. Dia mengabari saya kalau ada pembuangan bayi di Desa Ketanen,” ujar Heri.

Baca juga:  Datangi Posko Masyarakat Pati Bersatu, Husain Nyaris Dimassa

Mendapat informasi tersebut, Heri langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan meminta perangkat desa menghubungi bidan desa agar bayi segera mendapatkan pertolongan medis.

“Saya terus mengabari Kapolsek Trangkil, Pak Suntoro, kalau ada pembuangan bayi di Desa Ketanen. Terus saya minta tolong sama perangkat saya untuk mengabari bidan desa, biar dari Puskesmas Trangkil segera menangani bayi itu,” katanya.

Setelah mendapatkan pertolongan awal dari bidan desa, bayi kemudian dibawa ke Puskesmas Trangkil untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis.

Plt Kepala Puskesmas Trangkil Heru Sulistiyanto mengatakan, bayi telah mendapatkan sejumlah tindakan medis sebagai penanganan awal.

“Ditemukan bayi di wilayah Desa Ketanen. Sementara ini berada di Puskesmas Trangkil, sudah dilakukan pemeriksaan. Dari Puskesmas Trangkil sudah diperiksa, diberikan salep mata, injeksi Vitamin K, imunisasi HB, dan pemeriksaan gula darah,” ujarnya.

Setelah mendapatkan penanganan awal, bayi kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Assuyuthiyyah, Guyangan, Kecamatan Trangkil, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut dengan fasilitas medis yang lebih memadai.

Baca juga:  Perkuat Tata Kelola Keuangan, Pemkab Kudus Gandeng BPK

Sementara itu, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang meninggalkan bayi tersebut di bengkel.

Kapolsek Wedarijaksa AKP Suntoro mengatakan, petugas telah mendatangi lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Polisi bersama Tim Inafis dan Resmob Polresta Pati juga melakukan olah tempat kejadian perkara serta memeriksa sejumlah saksi.

Sejumlah barang yang diamankan dari lokasi antara lain satu kardus berwarna cokelat, satu baju warna abu-abu, dua celana pendek berwarna biru dan hitam, serta plastik berisi tali pusar dan tisu.

Penyidik juga melakukan pengecekan kamera CCTV di sekitar lokasi untuk mencari petunjuk mengenai pihak yang meninggalkan bayi tersebut.

“Kami masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh, termasuk mengecek CCTV di sekitar lokasi dan meminta keterangan saksi. Kami berharap masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi berkaitan dengan kejadian ini dapat segera menyampaikannya kepada kepolisian,” ujar Suntoro.(Ida/rit)


TERKINI


br>

Rekomendasi

...