Vegetasi Kendeng Rusak, 40 Desa di Pati Dilanda Kekeringan


JATENGPOS.CO.ID, PATI – Kerusakan vegetasi di kawasan Pegunungan Kendeng dinilai menjadi salah satu faktor yang memperparah krisis air bersih di Kabupaten Pati. Alih fungsi hutan lindung menjadi lahan tanaman produksi dan tanaman semusim disebut mengurangi kemampuan lingkungan dalam menyimpan cadangan air.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetya, mengatakan kerusakan daerah tangkapan hujan berdampak terhadap bencana kekeringan saat kemarau dan banjir ketika musim penghujan.

“Vegetasi kita sudah dalam keadaan memprihatinkan. Daerah tangkapan hujan semakin rusak. Padahal, kawasan tersebut seharusnya menyimpan air saat musim kemarau dan menahan banjir ketika musim hujan,” ujarnya, Selasa (22/9).

Menurut Martinus, fungsi hutan lindung semakin berkurang seiring peralihan penggunaan lahan menjadi tanaman produksi dan tanaman semusim. Kondisi tersebut dinilai mengurangi kemampuan kawasan dalam menjaga ketersediaan air.

Baca juga:  Bea Cukai Kudus Himpun Penerimaan Negara Rp38,642 Triliun

Sebagai upaya mitigasi, BPBD Pati berencana menggandeng pemerintah desa untuk menggalakkan penghijauan, terutama di sekitar sumber mata air kawasan Pegunungan Kendeng.

Salah satu langkah yang akan dilakukan yakni mengajak Pemerintah Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo, untuk menanam tanaman keras, seperti pohon aren, guna membantu menjaga kelestarian sumber air.

“Ke depan saya akan mengajak Pemerintah Desa Sinomwidodo untuk memelihara sumber mata air dengan menanam tanaman yang mampu menjaga air, misalnya tanaman aren,” katanya.

Terpisah, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengatakan, sekitar 40 desa di Kabupaten Pati saat ini mengalami kekeringan dan membutuhkan bantuan air bersih.

Pemkab Pati, lanjutnya, terus mengupayakan distribusi bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak.

Baca juga:  Bank Jateng Raih Apresiasi Regional Champion 2026, Perkuat Transformasi Digital dan Pembiayaan Daerah

“Kami usahakan setiap hari ada pengiriman bantuan air bersih,” kata Chandra.(Ida/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...