Pusat Kebugaran Bertambah, Plt Bupati Dorong Budaya Olahraga di Pati


JATENGPOS.CO.ID, PATI – Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengajak masyarakat membudayakan olahraga dan menjadikan kebugaran sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. Kesadaran menjaga kesehatan dinilai penting agar masyarakat tetap produktif di tengah meningkatnya risiko gangguan kesehatan.

Ajakan tersebut disampaikan Chandra saat menghadiri pembukaan Union Fitness di kawasan Joyokusumo, Kabupaten Pati, Sabtu (10/10). Kehadiran pusat kebugaran itu diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas olahraga sekaligus mendorong pola hidup sehat.

“Kalau kesehatan kita tidak baik, fungsi tubuh kita tidak baik, ya percuma saja. Makan juga tidak enak, tidur juga tidak nyenyak,” ujar Chandra.

Menurutnya, olahraga bukan sekadar aktivitas untuk membentuk tubuh, melainkan kebutuhan untuk menjaga kondisi fisik agar tetap prima. Karena itu, masyarakat perlu membangun kebiasaan berolahraga secara rutin, diimbangi pola makan sehat dan istirahat yang cukup.

Chandra mengapresiasi fasilitas yang disediakan Union Fitness, mulai dari pilates hingga functional training. Beragam pilihan latihan tersebut dinilai dapat menjadi alternatif bagi masyarakat untuk menjaga kebugaran sesuai kebutuhan masing-masing.

Baca juga:  Kudus Bakal Lebih Ketat Terapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

“Fasilitasnya sangat lengkap. Itu sangat membantu masyarakat Kabupaten Pati supaya hidup lebih sehat, lebih bugar, sehingga aktivitas bisa menunjang kegiatan-kegiatan yang lebih positif,” katanya.

Tidak hanya untuk masyarakat umum, keberadaan pusat kebugaran juga dinilai berpotensi mendukung peningkatan kualitas fisik atlet daerah. Terlebih, Pemkab Pati berencana menggelar empat kompetisi Bupati Cup pada akhir 2026, meliputi sepak bola, futsal, tenis, dan bola voli.

Menurut Chandra, kebugaran fisik menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang performa atlet saat menjalani latihan maupun pertandingan. Fasilitas olahraga yang memadai diharapkan turut mendorong lahirnya atlet-atlet daerah dengan kondisi fisik yang lebih prima.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan aktivitas fisik dalam rutinitas sehari-hari.

“Massa otot kita itu bisa menggambarkan umur kita. Kalau tidak pernah olahraga, ya kelihatan tua,” ungkapnya.

Baca juga:  Desa Jepangpakis Raih Juara Nasional Jaga Desa Awards 2026

Di sisi lain, Chandra menyinggung pentingnya menjaga daya tahan tubuh di tengah potensi penyebaran penyakit. Ia mengaku menerima informasi mengenai meningkatnya keterisian rumah sakit di Jakarta yang dikaitkan dengan kasus influenza A. Namun, informasi tersebut masih perlu dikonfirmasi melalui keterangan resmi otoritas kesehatan.

“Dengan cara kita hidup sehat, kita hidup bugar, saya kira imun tubuh kita akan menjaga tubuh kita dari serangan virus-virus tadi,” tuturnya.

Chandra berharap pertumbuhan investasi di Kabupaten Pati dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat, termasuk dalam hal kesehatan dan kebugaran.

Ia juga memberikan masukan kepada pengelola Union Fitness agar mempertimbangkan perpanjangan jam operasional pada akhir pekan hingga malam hari. Langkah tersebut dinilai dapat memberikan keleluasaan bagi warga yang memiliki keterbatasan waktu untuk berolahraga.

Dengan semakin mudahnya akses terhadap fasilitas kebugaran, masyarakat diharapkan semakin terdorong menerapkan gaya hidup aktif demi menjaga kesehatan dalam jangka panjang.(Ida/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...