JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) secara serentak di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah pada 15–20 April 2026. Tercatat 819 kader tampil sebagai calon Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) tersebar di berbagai daerah.
Muscab digelar di berbagai daerah. Acara Muscab Gelombang I dipimpin Wakil Ketua Umum DPP PKB Ida Fauziah di Resort Tlogo Tuntang, Kabupaten Semarang, Rabu (15/4).
Hadir pula memimpin langsung di berbagai daerah, pengurus DPP seperti Nihayatul Wafiroh, Siti Mukarromah, Eem Marhamah, Ratna Juwita, Yanuar Prihatin, Tommy Kurniawan dan Ketua DPW PKB Jateng Sarif Abdillah, Sekretaris DPW Sukirman, dan jajarannya lainnya.
Wakil Ketua Umum DPP PKB Ida Fauziah menjelaskan, Muscab merupakan konsolidasi struktural partai yang berlangsung setiap lima tahun sekali.
Proses Muscab tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena mengkombinasikan usulan dari bawah atau akar rumput, dengan hasil pemetaan dari DPP PKB.
“Setiap calon Ketua DPC akan dilakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Ini untuk memastikan bahwa calon ketua DPC memiliki kapasitas mengelola organisasi PKB di tingkat kabupaten dan kota,” ujar Ida.
Melalui sistem ini, terangnya, nama-nama bakal calon yang muncul dalam Muscab tidak langsung ditetapkan sebagai ketua, melainkan akan melalui tahapan seleksi lanjutan oleh DPP.
“Setelah diumumkan bakal calon ketua, maka nama-nama tersebut akan mengikuti uji kelayakan dan kompetensi (UKK) yang akan melibatkan pengurus DPW, DPP dan akademisi,” jelasnya.
Konsolidasi ini, jelas Ida, adalah bagian dari proses struktural partai yang telah dimulai sejak Muktamar PKB secara nasional, kemudian pembentukan kepengurusan di tingkat provinsi, dan kini di tingkat DPC kabupaten/kota.
Setelah ini, konsolidasi akan dilanjutkan hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan di seluruh Indonesia.
“Pada dasarnya mesin partai sudah bergerak. Harapannya, dengan struktur yang kuat, maka mesin akan berjalan, dan kemenangan PKB bisa kita dapatkan di tahun 2029,” tegasnya.
Ketua DPW PKB Jawa Tengah Sarif Abdillah menjelaskan, agenda utama dalam forum tersebut mencakup laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2021–2026, penyusunan program kerja lima tahun ke depan, hingga proses penetapan calon ketua DPC.
“Selain penguatan struktur, partai juga harus merumuskan politik kehadiran melalui program-program nyata yang berpihak pada rakyat,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penataan Struktur DPW PKB Jateng Zainudin Zein mencatat sebanyak 819 kader menjadi bakal calon Ketua DPC.
“Bakal Calon ini merupakan usulan dari ranting dan PAC serta kekuatan kultural. Lalu ditetapkan dalam Muscab sebagai Calon, kemudian menjalani Uji Kelayakan dan Kepatutan. Terakhir diputuskan DPP PKB,” paparnya. (rit)















