JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 berhasil menyelesaikan betonisasi jalan sepanjang 748 meter lebar tiga meter di Desa Jatirunggo Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang.
Peresmian kegiatan ditandai pengguntingan pita oleh Dandim 0714 Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho didampingi Bupati Semarang H Ngesti Nugraha dan Forkompinda, Kamis (21/5).
Sebelumnya, saat upacara penutupan, Dandim membacakan sambutan tertulis Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin. Dikatakan, tema kegiatan kali ini adalah “TMMD satukan langkah membangun negeri dari desa”.
Membangun desa merupakan strategi mewujudkan pemerataan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing di masa mendatang,” tegas Pangdam.
Program TMMD ini, merupakan wujud nyata sinergi dan kolaborasi terpadu antara TNI, Kementerian/Lembaga Pemerintah, Pemerintah Daerah, Polri, serta seluruh komponen masyarakat dalam mempercepat pembangunan di daerah.
“TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa”. Makna yang terkandung dari tema tersebut adalah menekankan pentingnya membangun desa sebagai fondasi pembangunan nasional. Membangun desa merupakan strategi pemerintah guna mewujudkan pemerataan ekonomi sekaligus peningkatan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Pangdam.
Perwira Seksi Teritorial Kodim, Kapten CZi Sujadi melaporkan TMMD berlangsung 30 hari sejak 22 April lalu. Pengerjaan sasaran fisik dilakukan bersama antara TNI, Polri, Linmas, Pemkab Semarang dan masyarakat.
Selain betonisasi jalan, juga dilakukan perbaikan satu unit Musala. Ada pula penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan, penyuluhan kesehatan dan anti narkoba.
“Ada pula pelayanan KB Kesehatan dan cetak KTP serta KIA elektronik,” katanya.
Total dana yang dihabiskan untuk mendukung kegiatan sebesar Rp416.280.000 berasal dari APBD Provinsi Jateng, APBD Kabupaten Semarang dan Baznas.
Bupati Semarang H Ngesti Nugraha menyampaikan TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2026 sebagai bentuk sinergi dan komitmen bersama dalam mendukung percepatan pembangunan serta pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Semarang.
“Semoga hasil pelaksanaan TMMD dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya seusai penandatangan dan penyerahan naskah berita acara pelaksanaan kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2026.
Upacara penutupan ditandai penyerahan kembali peralatan kerja dari perwakilan anggota TNI, Polri dan Linmas kepada Dandim. Selain itu juga dilakukan penandatanganan berita acara penyelesaian pekerjaan oleh Dandim dan Bupati. Selanjutnya, Dandim melakukan pemukulan gong sebagai penanda berakhirnya kegiatan TMMD Sengkuyung.
Sementara, lokasi TMMD Reguler ke-128 Kodam IV/Diponegoro dipusatkan secara serentak di empat wilayah kabupaten, yaitu Kabupaten Purbalingga, Kulon Progo, Pati, dan Sragen. Bersamaan dengan program reguler tersebut, seluruh Komando Distrik Militer (Kodim) di bawah jajaran Kodam IV/Diponegoro juga menyelenggarakan TMMD Sengkuyung Tahap II secara serentak di wilayah tugas masing-masing. (muz)













