Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jateng Gelar Doa Bersama Lintas Agama


JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai Gedung Borobudur Mapolda Jawa Tengah, Kamis (25/6), saat jajaran Polda Jawa Tengah menggelar Doa Bersama Lintas Agama dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat toleransi, serta memanjatkan harapan agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jawa Tengah tetap kondusif.

Acara yang dimulai pukul 10.00 WIB itu dihadiri Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Latif Usman, para Pejabat Utama Polda Jateng, unsur Forkopimda Provinsi Jawa Tengah, tokoh lintas agama, pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang, serta perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari sejumlah perguruan tinggi di Kota Semarang.

Kegiatan juga diikuti secara virtual oleh seluruh Polres jajaran Polda Jateng. Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda membacakan sambutan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo.


Baca juga:  Disdukcapil Kabupaten Semarang Sosialisasi Tertib Adminduk, Kunci Pembangunan Daerah Tepat Sasaran

“Hari Bhayangkara bukan hanya milik institusi Polri, tetapi juga milik seluruh elemen masyarakat. Keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab kita bersama. Melalui momentum ini, kami ingin merefleksikan kembali komitmen untuk senantiasa melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat dengan penuh ketulusan hati,” ujarnya.

Waka Polda juga menyampaikan bahwa rasa aman merupakan hak setiap warga negara. Di tengah keberagaman masyarakat Indonesia, berbagai tantangan seperti intoleransi, konflik sosial, maupun gangguan kamtibmas lainnya perlu dihadapi secara bersama-sama melalui semangat persatuan dan gotong royong.

Nuansa kebersamaan semakin terasa saat doa dipanjatkan secara bergantian oleh tokoh dari enam agama.

Keberagaman yang menyatu dalam satu ruangan dan satu harapan tersebut menjadi gambaran nyata kuatnya nilai toleransi dan kerukunan yang selama ini terpelihara di tengah masyarakat Jawa Tengah.

Baca juga:  Dispertan Usulkan Pembaruan Bibit Sapi Perah Tingkatkan Mutu Susu

Kegiatan dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah Kota Semarang, Dr. K.H. Fachturozi, M.A.

“Ketika tugas dijalankan dengan niat ibadah dan rasa syukur, maka akan lahir kebahagiaan dalam diri setiap personel. Dengan hati yang bahagia, seseorang akan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Semangat pengabdian itulah yang harus terus dijaga untuk mewujudkan Polri yang Presisi,” tuturnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menilai doa bersama lintas agama tersebut mencerminkan kuatnya semangat persatuan dan toleransi yang terbangun di Jawa Tengah.

“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini kami maknai sebagai ajang mempererat kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat toleransi dan gotong royong, kami optimistis situasi kamtibmas di Jawa Tengah akan tetap aman,” ujar Kombes Pol Artanto. (ucl/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...