DMI Kabupaten Semarang Sarasehan bersama Anggota MPR RI Fadholi Ajak Takmir Masjid Jaga Persatuan dan Kesatuan


JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Ratusan ketua takmir dan pengurus masjid se-Kabupaten Semarang berkumpul di Aula Kantor Aspirasi anggota Komisi V DPR RI Drs. Fadholi di Pabelan, Kabupaten Semarang, Sabtu (8/8/2026). Mereka mengikuti Sarasehan MPR RI yang digelar Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Semarang bertema “Peran Takmir Masjid dalam Menjaga Keutuhan NKRI”.

Hadir dalam kegiatan ini Drs. Fadholi, Kepala Kemenag Kabupaten Semarang H. Ta’yinul Birri Bagus Nugroho, Camat Bringin Masyhudi, serta perwakilan pengurus DMI dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Semarang.

Ketua DMI Kabupaten Semarang KH. Zaenal Abidin menegaskan, tujuan utama sarasehan ini sederhana merekatkan keutuhan bangsa melalui peran masjid sebagai peradaban di tengah masyarakat.

“Jadi, siapa pun kita ini, maksud kita satu tujuan sama-sama bagaimana NKRI ini utuh. Tidak melihat siapa pun kita, dari ormas Islam atau mazhab apa kita sebagai umat Islam punya kewajiban bersama-sama menguatkan persatuan dan kesatuan,” ujarnya kepada Jateng Pos, di sela acara.


Menurut KH. Zaenal, tujuan ini seiring peran strategis masjid sebagai tempat mempersatukan umat. Semboyan masjid sudah jelas yakni memakmurkan dan dimakmurkan, sekaligus mempererat persatuan. Dalam bingkai ini, ia berpesan kepada para khatib agar tidak terpancing menyebarkan kabar yang tidak benar.

Baca juga:  Jelang Natal 2025, Hotel Ciputra Persembahkan Malam 'Christmas Tree Lighting'

“Jangan sampai khatib masjid memprovokasi oleh kabar-kabar yang tidak benar. Harus menciptakan suasana yang damai. Siapa pun mazhabnya harus kita hargai. Apalagi sebagai sesama muslim, kita dengan non muslim saja mesti menghargai dan saling toleransi,” pesannya.

Sarasehan Peran Takmir Masjid dalam Menjaga Keutuhan NKRI di aula kantor Aspirasi Drs. Fadholi di Pabelan, Kabupaten Semarang, Sabtu (8/8/2026). FOTO: MUIZ/JATENGPOS

Drs. Fadholi yang juga anggota MPR RI menyampaikan apreasiasi atas kegiatan diadakan DMI. Menurutnya, forum ini penting untuk menyamakan persepsi para penggerak umat Islam untuk kemaslahataan.

“Kita apresiasi DMI menyelenggarakan silaturahmi dalam rangka menyamakan persepsi sebagai penggerak umat untuk ikut berkontribusi menciptakan kebersamaan, gotong royong dan memperkuat ukhuwah Islamiyah,” kata anggota Fraksi Nasdem DPR RI ini.

Ia menekankan, peran DMI tidak hanya sebatas internal tapi juga harus mempunyai peran-peran kerja sama kepada eksternal, baik kepada masyarakat maupun organisasi kemasyarakatan lainnya.

Sebagai wakil rakyat dan anggota MPR, Fadholi melihat DMI bisa menjadi mitra penting dalam mensosialisasikan nilai-nilai kebangsaan.

“Saya selaku wakil rakyat merespon baik sekali. Salah satu tugas anggota MPR RI adalah mensosialisasikan NKRI. Dan, NKRI itu kan banyak warna, banyak cabang. Untuk itu ini harus bisa bersama-sama. Peran saya bersama-sama dengan DMI melakukan komunikasi dan silaturahmi,” ujarnya.

Baca juga:  Ciswak Kelenteng Sri Kukus Redjo Ungaran, Potong Rambut dan Lepas 800 Burung

Sementara, Kepala Kemenag Kabupaten Semarang H. Ta’yinul Birri Bagus Nugroho juga menyampaikan dukungan penuh kegiatan DMI. Ia menyebut fungsi DMI dan Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) milik Kemenag memiliki tujuan yang sama, mengatur dan merangkai pengelolaan masjid agar lebih makmur.

“Jadi, kalau BKM resmi didirikan oleh pemerintah, kalau DMI lebih keorganisasi masjid. Tetapi secara fungsi adalah sama dan sama-sama bertujuan baik untuk memuliakan masjid dan jamaah,” kata Ta’yinul.

Ia juga mengusulkan program subsidi silang untuk pembangunan dan rehab masjid. Konsepnya, masjid yang lebih mampu membantu masjid lain yang membutuhkan.

“Saya dengar ini sudah dijalankan di Ambarawa. Saya menginginkan di kecamatan lain kalau masih memungkinkan seperti itu,” harapnya.

Seusai sarasehan dilanjutkan kegiatan internal menggelar Rapat Koordinasi Pengurus DMI Kabupaten Semarang. Kegiatan dalam sehari ini ditutup dengan harapan besar bahwa dari mimbar masjid lahir pesan damai, dari takmir masjid lahir penggerak persatuan dan kesatuan bangsa. Karena menjaga NKRI, disepakati para peserta, juga dimulai dari menjaga ukhuwah di rumah Allah. (deb/muz)


TERKINI

Rekomendasi

...