Wabup Semarang Dorong Pembina Pramuka Tingkatkan Kompetensi


JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Wakil Bupati Semarang Hj Nur Arifah mendorong para pembina Pramuka untuk terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Penguatan kompetensi tersebut dinilai penting agar para pembina semakin mampu mendampingi sekaligus membimbing anggota Pramuka di sekolah secara optimal.

Menurut Nur Arifah, pembina memiliki posisi strategis dalam proses pendidikan karakter melalui kegiatan kepramukaan. Tidak hanya membekali siswa dengan keterampilan teknis, pembina juga dituntut mampu menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, serta sikap yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita akan terus memfasilitasi pengembangan kemampuan guru pembina Pramuka agar prestasi anak-anak dapat berkembang,” kata Nur Arifah usai memimpin Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kabupaten Semarang di halaman SMPN 1 Pringapus, pada Jumat (14/8/2026).

Ia menambahkan, peningkatan kapasitas pembina harus berjalan beriringan dengan pengembangan potensi peserta didik. Dengan pembina yang semakin kompeten, proses pembinaan diharapkan tidak hanya melahirkan anggota Pramuka yang terampil, tetapi juga generasi muda yang memiliki karakter kuat dan mampu menghadapi berbagai tantangan.

Nur Arifah yang juga menjabat sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Semarang itu sekaligus menyampaikan apresiasi atas prestasi kontingen Kabupaten Semarang dalam Lomba Pramuka Garuda Berprestasi (LPGB) Tingkat Jawa Tengah 2026.

Baca juga:  Cegah Virus PMK, Bupati Demak Mengecek Kandang Sapi dan Kerbau

Pada kesempatan tersebut, ia menyerahkan medali dan piagam penghargaan kepada para pelatih dan pembina Pramuka yang telah berprestasi. Penghargaan itu menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendampingi dan mempersiapkan para anggota Pramuka hingga mampu bersaing di tingkat provinsi.

“Para pembina memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa anggota Pramuka agar menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab dan memiliki perilaku yang baik,” tegasnya.

Pimpinan Kontingen Kwarcab Semarang pada LPGB 2026, Diarti, menjelaskan, LPGB merupakan salah satu ajang bergengsi karena mempertemukan anggota Pramuka yang memiliki kecakapan terbaik dari masing-masing golongan.

Kompetisi tersebut diikuti peserta dari golongan Siaga, Penggalang, hingga Pandega. Dalam ajang tersebut, kontingen Kwarcab Semarang berhasil membawa pulang tiga prestasi sekaligus.

“Kontingen Kwarcab Semarang meraih juara 1 Penggalang Putri, juara 2 Penggalang Putra dan juara 3 Siaga Putri,” ungkap Diarti.

Prestasi tersebut menjadi capaian membanggakan sekaligus menunjukkan hasil pembinaan Pramuka di Kabupaten Semarang yang mampu melahirkan peserta didik berprestasi dan memiliki kecakapan bersaing di tingkat Jawa Tengah.

Diarti menambahkan, prestasi yang diraih golongan Penggalang semakin istimewa karena para pemenangnya saat ini tengah mengikuti Jambore Nasional di Jakarta.

Baca juga:  Pencuri Tujuh Ponsel di Stadion Citarum Ditangkap

“Para pemenang golongan Penggalang saat ini mengikuti Jambore Nasional di Jakarta,” terangnya.

Salah seorang peraih prestasi dari golongan Siaga, Qofisha Athaleta, mengaku senang dapat mengikuti LPGB. Selain memperoleh pengalaman baru, kegiatan tersebut juga memberinya kesempatan untuk bertemu dan berteman dengan anggota Pramuka dari berbagai daerah.

Qofisha yang merupakan siswa kelas V MI Ar Rosyad Bergas Lor itu mengaku memang menyukai kegiatan kepramukaan. Menurutnya, latihan Pramuka memberikan banyak pengalaman sekaligus melatih berbagai keterampilan yang bermanfaat.

“Saya senang mengikuti lomba karena bisa menambah teman,” ujarnya.

Dalam perlombaan tersebut, peserta diuji melalui berbagai materi dan keterampilan. Di antaranya kemampuan menggunakan komputer, membaca dan menggunakan kompas, serta penguasaan pengetahuan kepramukaan.

“Saat lomba dinilai antara lain keterampilan menggunakan komputer, kompas dan pengetahuan Pramuka,” kata Qofisha.

Di balik semangatnya mengikuti kegiatan Pramuka, Qofisha juga menyimpan cita-cita besar. Ia ingin menjadi dokter kelak dan berharap pengalaman yang diperolehnya melalui kegiatan kepramukaan dapat menjadi bekal untuk terus belajar, disiplin, dan berani menghadapi berbagai tantangan. (muz)


TERKINI


Rekomendasi

...