RSUP Dr Kariadi Tegaskan Kematian Mahasiswi PPDS Undip Bukan Akibat Perundungan


JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG — RSUP Dr Kariadi Semarang membantah kabar yang menyebut kematian mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Kesehatan Jiwa Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip), dr Yuda Nabella Prameswari, M Biomed, disebabkan perundungan atau bullying.

Humas RSUP Dr Kariadi, Aditya Kandu Warendra, mengatakan Yuda meninggal dunia pada 28 Agustus 2026 setelah menjalani perawatan medis, termasuk di ruang ICU Garuda.

Berdasarkan riwayat pemeriksaan di rumah sakit, almarhumah meninggal karena sakit, bukan karena akibat perundungan atau bullying.

“Informasi awal memang almarhumah itu kondisi sakit dan sempat dirawat di ICU. Memang dari sisi medis yang bersangkutan meninggal tanggal 28 Agustus,” ujar Aditya kepada JATENG POS, Rabu (2/9).

Ditegaskan, bahwa pihak rumah sakit tidak menemukan adanya kaitan antara kematian Yuda dan dugaan bullying selama menjalani pendidikan sebagai residen.

Baca juga:  Polrestabes Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak Banjir

“Intinya tidak benar ada rumor-rumor yang menyebut bahwa ada bullying, karena kalau kami lihat di data riwayat pemeriksaan di Kariadi, dr Yuda memang terdiagnosis sakit,” tegasnya.

Menurut Aditya, Yuda merupakan PPDS semester pertama yang masih menjalani pembelajaran di ruang kelas dan belum ditempatkan untuk menjalani praktik klinis di poliklinik maupun ruang rawat inap. Yuda mengambil pendidikan pada KSM Psikiatri.

Sementara itu, Nurul Hasfi, Direktorat Jejaring Media, Komunitas dan Komunikasi Publik Universitas Diponegoro, menyampaikan duka cita atas meninggalnya Yuda yang merupakan mahasiswi baru PPDS Ilmu Kesehatan Jiwa periode Gasal 2026/2027.

“Almarhum Yuda masuk pada 16 Juli 2026 dan baru menjalani pendidikan sekitar 1,5 bulan,” katanya.

Baca juga:  Lasmura Jateng siapkan program Pengembangan SDM untuk Sukseskan Bonus Demografi

Dijelaskan, bahwa pihaknya, telah menerima laporan bahwa Yuda meninggal setelah menjalani perawatan di RSUP Dr Kariadi karena demam berdarah.

“Selama dirawat selama sekitar 15 hari, almarhumah didampingi keluarga serta mendapat pendampingan dari departemen dan program studi,” terangnya.

Yuda meninggal pada 28 Agustus pukul 19.06 WIB di ICU RSUP Dr Kariadi. Jenazah kemudian dibawa ke rumah keluarga di Serang, Banten.

Terkait isu dugaan perundungan yang beredar di media sosial, Undip telah melakukan klarifikasi internal dan berkoordinasi dengan RSUP Dr Kariadi untuk memastikan informasi yang berkembang.

Undip juga menegaskan komitmennya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, profesional, dan bebas dari segala bentuk perundungan. (ucl/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...