Dugaan Togel Marak, AM Jumai Desak Aparat Segera Turun Tangan


JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG — Dugaan masih maraknya praktik perjudian jenis togel di sejumlah titik di Kota Semarang mendapat sorotan dari Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Muhammadiyah Jawa Tengah sekaligus Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah, AM Jumai.

AM Jumai meminta aparat kepolisian segera melakukan verifikasi atas informasi yang beredar di tengah masyarakat. Menurutnya, pengecekan di lapangan penting dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi sekaligus mencegah munculnya tuduhan yang tidak berdasar.

“Kami meminta pihak Kepolisian segera melakukan verifikasi di lapangan. Jika informasi tersebut benar dan ditemukan adanya praktik perjudian, maka harus ada tindakan yang jelas dan tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas AM Jumai, saat dikonfirmasi JATENG POS, Rabu (16/9).

Ia menekankan, penyampaian informasi tersebut bukan dimaksudkan untuk menuduh individu maupun pihak tertentu. Langkah itu, kata dia, merupakan bentuk kepedulian terhadap keamanan, ketertiban, serta kemaslahatan masyarakat Kota Semarang.

Baca juga:  Gandeng Komunitas Kicau Mania, Brimob Polda Jateng Salurkan Air Bersih

Ditegaskan, perjudian dapat menimbulkan berbagai persoalan sosial. Dampaknya tidak hanya menyangkut kerugian ekonomi, tetapi juga berpotensi memicu kecanduan, persoalan keluarga, utang-piutang, hingga gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sorotan tersebut menjadi semakin penting karena Kota Semarang tengah bersiap menjadi tuan rumah MTQ Nasional 2026.

“Dari laporan masyarakat yang kami tampung, masih ditemukan praktik perjudian di tengah masyarakat, tentu sangat memprihatinkan, terlebih Kota Semarang sedang menjadi tuan rumah MTQ Nasional. Semarang harus menunjukkan wajah kota yang aman, tertib, religius, berbudaya, dan bermartabat,” ujarnya.

Meski meminta tindakan tegas jika dugaan tersebut terbukti, AM Jumai mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tuduhan sepihak. Setiap informasi, menurutnya, harus melalui proses verifikasi secara profesional agar tidak berkembang menjadi fitnah atau merugikan pihak yang tidak bersalah.

Baca juga:  Bantuan Beras PPKM 2021 untuk Desa Desa Bakung Kecamatan Mijen Disambut Warga

Ia juga mendorong kepolisian melakukan langkah pencegahan dan pemantauan secara berkelanjutan, bukan hanya bertindak ketika praktik perjudian ditemukan. Pengawasan dinilai perlu dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali lokasi-lokasi yang sebelumnya pernah ditertibkan.

Selain aparat, AM Jumai mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan warga Kota Semarang ikut mengambil bagian dalam upaya menciptakan lingkungan yang bebas dari perjudian dan berbagai penyakit masyarakat.

“Mari kita wujudkan Semarang yang aman, damai, tertib, bermartabat, dan menjadi tuan rumah MTQ Nasional yang membanggakan,” pungkasnya. (ucl/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...