Atlet Selam Jepara Meninggal Saat Bertanding di Porprov Jateng, Polisi Dalami Dugaan Kelalaian


JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG — Kematian atlet selam asal Kabupaten Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja (22), saat berlaga dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 di Semarang, masih diselidiki polisi.

Penyidik mendalami kemungkinan adanya kelalaian dalam pengawasan perlombaan setelah korban diduga mengalami kelelahan sebelum tenggelam.

Syabilla meninggal dunia setelah mengalami insiden saat mengikuti nomor selam laut di perairan Awann Costa, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Minggu (25/10/2026), sekitar pukul 09.10 WIB.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Erlin Tang Jaya mengungkapkan, hasil pemeriksaan medis sementara menemukan banyak kandungan air di paru-paru korban.

Temuan tersebut mengarah pada dugaan korban meninggal akibat tenggelam. Namun, penyebab pasti kematian masih didalami.

“Untuk sementara, di dalam paru-parunya terdapat banyak air. Ada kemungkinan tenggelam. Apakah itu menjadi penyebab kematian, masih kita dalami,” kata Erlin di lobi Mapolrestabes Semarang, Senin (26/10/2026).

Baca juga:  Emak-Emak Pedagang Pasar Bintoro Bikin Heboh, Daulat Gus Muhaimin Calon Presiden 2024

Lanjut Kapolrestabes, pihaknya telah meminta keterangan empat orang yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Mereka berasal dari unsur tenaga medis, motoris atau petugas yang mengawasi atlet di perairan, serta pihak penyelenggara kegiatan.

“Pemeriksaan akan dilanjutkan dengan memanggil saksi lain yang berada di lokasi kejadian. Kami, juga mendalami pelaksanaan perlombaan dan pengawasan terhadap atlet selama berada di laut,” tandasnya.

Ditegaskan, bahwa salah satu hal yang menjadi perhatian penyidik adalah informasi bahwa korban sempat mengangkat tangan saat memasuki putaran kedua perlombaan.

Gestur tersebut diduga menjadi tanda bahwa kondisi fisik korban mulai menurun atau mengalami kelelahan.

“Sinyal tersebut semestinya menjadi perhatian petugas pengawas maupun motoris agar kondisi atlet segera dievaluasi dan tindakan pengamanan dapat dilakukan,” tegasnya.

Baca juga:  Penanaman Ribuan Mangrove Cegah Abrasi

Meski demikian, polisi belum menyimpulkan apakah terdapat unsur kelalaian dalam insiden tersebut. Penyelidikan masih berlangsung dan jumlah saksi yang dimintai keterangan berpotensi bertambah.

Kombes Pol Erlin, juga menyebutkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan medis sebelum pertandingan, korban dinyatakan siap bertanding. Sementara itu, kondisi cuaca dan gelombang laut saat kejadian dilaporkan relatif baik.

Sebelum mengalami insiden fatal dalam nomor selam laut, Syabilla telah meraih dua medali emas pada nomor kolam putri 100 meter dan 200 meter bifins dalam Porprov XVII Jawa Tengah 2026.

Korban sempat dievakuasi ke rumah sakit setelah kejadian, tetapi nyawanya tidak tertolong. (ucl/rit)



TERKINI

Rekomendasi

...