Merapi Erupsi, Dua Desa di Wilayah Boyolali Hujan Abu 


JATENGPOS.CO.ID, BOYOLALI – Gunung Merapi erupsi. Terjadi rentetan guguran awan panas pada Minggu (8/8) pagi kemarin. Dampaknya, dua desa di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali diguyur hujan abu.
Dua desa tersebut yakni Desa Klakah dan Tlogolele. Bahkan, hujan abu vulkanik dari Gunung Merapi itu mengguyur seluruh wilayah Desa Tlogolele.

Sekretaris Desa Tlogolele, Neigen Achtah, mengatakan hujan abu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB kemarin. Hujan abu vulkanik dari Gunung Merapi itu terjadi disemua wilayah Desa Tlogolele. Namun ada yang tebal dan ada yang tipis.

“Hujan abu terjadi sekitar jam 05.30 WIB tadi,” kata Neigen Achtah.

Hujan abu yang cukup tebal itu antara lain melanda Dukuh-Dukuh yang berada di wilayah atas yang dekat dengan puncak Merapi. Antara lain Dukuh Stabelan, yang merupakan dukuh paling atas di Desa Tlogolele.

Kemudian Dukuh Karang, Belang, dan Takeran.
Abu vulkanik menempel didaunan tanaman pertanian penduduk, seperti tembakau dan tanaman sayuran. Jalan desa dan atap-atap rumah warga tampak memutih karena tertutup abu.

Meski demikian, Neigen mengatakan, hujan abu tidak berdampak pada aktifitas warga setempat. Warga tetap beraktifitas normal.
“Untuk masyarakat masih beraktifitas seperti biasa. Tidak berpengaruh terhadap aktifitas masyarakat sehari-hari,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Desa Klakah, Marwoto, mengatakan wilayah Desa Klakah juga terjadi hujan abu. Namun tipis dan tidak berpengaruh pada aktivitas warga.
“Ya, tipis. Warga tetap tenang aktifitas ke kebun seperti biasa,” kata Marwoto.

Rangkaian awan panas guguran terjadi di Gunung Merapi pagi tadi. Awanpanas guguran cukup besar terjadi pukul 04.58 WIB.
Twitter BPPTKG menyebutkan, terjadi rangkaian awanpanas guguran #Merapi tanggal 8 Agustus 2021 pukul 4.58 WIB dengan amplitudo maksimal 20 mm dengan durasi 222 detik. Jarak luncur  terjauh ±3.000 m ke arah barat daya (Kali Bebeng). Angin bertiup ke barat. Teramati kolom asap setinggi 1.000 m di atas puncak. (aji)


TERKINI

Rekomendasi

...