28 C
Semarang
Sabtu, 18 April 2026

Ning Nawal Minta Wanita Teladani Tiga Hal dari Kartini 




JATENGPOS. CO. ID, SEMARANG – Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jawa Tengah, Hj. Nawal Arafah Yasin, M.S.I, mendorong organisasi perempuan menjadi ruang pengembangan kreativitas dan aktualisasi diri bagi para anggotanya. Pasalnya, perempuan membutuhkan wadah untuk menyalurkan potensi yang dimiliki agar terus bertumbuh.

Hal itu disampaikan Nawal, saat Halalbihalal dan Peringatan Hari Kartini Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Diponegoro (Undip) bertema “Kartini Masa Kini: Berkarya, Berdaya, dan Menguatkan Silaturahmi”, di Gedung Kewirausahaan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Kampus Undip Tembalang, Semarang, Jumat (17/4/2026).

Ning Nawal, panggilan akrabnya, mengapresiasi kegiatan tersebut, yang dinilai berhasil menghadirkan wadah bagi para istri dosen di lingkungan Kampus Undip, untuk mengekspresikan bakat dan kreativitas dalam suasana kebersamaan.

Dalam kegiatan itu, puluhan anggota DWP Undip menampilkan beragam pertunjukan seni. Mulai dari musik tradisional dan hadroh, paduan suara, menyanyi, hingga tari. Penampilan tersebut menunjukkan, perempuan memiliki potensi besar untuk terus berkarya di berbagai bidang.


Baca juga:  Sosialisasi TPPS dan Teknis Kerja Tim Pendamping Keluarga di Kecamatan Bonang

“DWP Undip ini sangat luar biasa, memiliki 14 cabang kegiatan. Dan kita lihat hari ini ibu-ibu begitu produktif. Bukan hanya berjibaku dengan keilmuan, tetapi juga betul-betul menyalurkan hobi-hobi, dan ini sangat positif,” ucap Nawal, usai acara.

Dia berharap, kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan direplikasi oleh organisasi perempuan lainnya, sehingga semakin banyak ruang yang tercipta untuk mendukung pemberdayaan perempuan secara berkelanjutan.

“Harapannya bisa menginspirasi organisasi-organisasi lainnya, terkait bagaimana ibu-ibu ini aktivitasnya lebih terarah, lebih produktif, dan bisa juga melestarikan kebudayaan-kebudayaan yang ada juga,” kata dia yang juga Ketua TP PKK Jateng.

Menyambut peringatan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April mendatang, pihaknya mengajak para perempuan di Jawa Tengah untuk meneladani spirit dan perjuangan RA Kartini sebagai pahlawan nasional.

Menurut Nawal, ada tiga hal dari sosok Kartini yang patut diteladani. Pertama, sebagai pendidik, Kartini mendirikan sekolah bagi perempuan agar memiliki bekal dalam mendidik generasi penerus.

Baca juga:  REC PLN Makin Diminati

Kedua, Kartini menjadi simbol perlawanan terhadap kekerasan dan diskriminasi perempuan. Dalam konteks ini, perempuan didorong untuk terus mengedukasi sesama terkait kekerasan seksual, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), serta konsisten menyuarakan isu-isu kesetaraan gender.

Pelajaran ketiga, di tengah budaya patriarki, pahlawan asal Kabupaten Jepara ini mampu membebaskan ruang gerak perempuan yang terbatas pada ranah domestik, menuju peran yang lebih luas di ruang publik.

Berkaca dari nilai-nilai tersebut, Nawal mengajak seluruh perempuan, untuk berkontribusi dalam pembangunan Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin.

“Ini menjadikan modal semangat bagi kita untuk tetap menjaga nilai-nilai RA Kartini agar kita lebih berdampak terhadap perempuan. Baik itu secara ekonomi, pendidikan, dan sosial untuk permasalahan di Jawa Tengah saat ini,” ungkap dia. (jan)




TERKINI




Rekomendasi

...

Kasus Korupsi BUMDes Berjo Macet, LAPAAN RI...

Pertahankan Profesi MC di Masa Pandemi

Semarang Raih Penghargaan Tertib Ukur

Mudahkan Mitra dan UMKM Dapat Vaksin