JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO – Pemerintah Kabupaten Sukoharjo secara resmi mengukuhkan Duta Pelajar Kabupaten Sukoharjo dalam sebuah acara bertajuk “Pengukuhan Duta Pelajar: Transformasi Karakter Indonesia Hebat” di SMP Negeri 1 Sukoharjo, Senin (12/1).
Pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam upaya penguatan pendidikan karakter di kalangan generasi muda.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukoharjo, Havid Danang Purnomo Widodo, menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga merupakan proses menanamkan nilai-nilai karakter sebagai bekal masa depan.
“Dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045, kami meluncurkan program Duta Pelajar 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Tantangan terbesar adalah bagaimana nilai-nilai ini tidak berhenti di buku teks, tetapi benar-benar menjadi napas kehidupan sehari-hari peserta didik,” ujar Havid.
Menurut Havid, keberadaan Duta Pelajar merupakan instrumen strategis untuk menjembatani kebijakan Dinas Pendidikan dengan realitas pergaulan pelajar. Para duta diharapkan mampu menjadi “tangan panjang” pemerintah daerah melalui pendekatan pengaruh teman sebaya (peer to peer influence).
“Duta Pelajar adalah episentrum perubahan. Mereka kami pilih untuk menginternalisasi, mencontohkan, dan menggerakkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di sekolah masing-masing,” jelasnya.
Dengan pengukuhan ini, para Duta Pelajar dilegitimasi sebagai agen perubahan karakter. Mereka berkomitmen menjadi teladan di keluarga, sekolah, dan masyarakat; menjaga adab dan kejujuran; menjadi pelopor kedisiplinan melalui dukungan Jam Wajib Belajar dan Zero Gadget; serta mengajak teman sebaya untuk hidup sehat, gemar membaca, dan berkolaborasi.
“Penyematan pin dan pengalungan selempang hari ini menjadi simbol dimulainya gerakan karakter secara masif. Amanah ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegas Havid.
Ke depan, Pemkab Sukoharjo berkomitmen mengembangkan program ini menjadi lebih kompetitif dan bergengsi melalui penyelenggaraan Kompetisi Duta Pelajar secara berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten.
“Penilaian tidak hanya bertumpu pada prestasi akademik, tetapi lebih pada kualitas tutur kata, sikap, dan sopan santun. Inilah tolok ukur nyata dalam mewujudkan Sukoharjo Berkarakter,” pungkas Havid.
Dengan pengukuhan ini, Duta Pelajar Kabupaten Sukoharjo diharapkan menjadi motor penggerak transformasi karakter yang memimpin perubahan positif di lingkungan pelajar. (dea/rit)



