31 C
Semarang
Kamis, 12 Maret 2026

Lebaran 2026, Pemkot dan Polresta Siapkan 913 Personel


JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Pemerintah Kota Surakarta bersama Polresta Surakarta dan jajaran Forkopimda menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2026 di Mapolresta Surakarta, Senin (2/3/2026).

Pertemuan strategis ini mematangkan skema pengamanan, kelancaran arus mudik, hingga antisipasi cuaca ekstrem demi menjamin kondusivitas Kota Bengawan selama Idulfitri.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo menyampaikan bahwa Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai tanggal 13 hingga 26 Maret 2026. Sebanyak 913 personel gabungan akan diterjunkan, dengan fokus pada pendirian lima pos pengamanan dan pelayanan, termasuk Pos Terpadu di kawasan Jurug dan titik-titik keramaian lainnya.

“Polri hadir dengan pendekatan humanis. Fokus kami adalah memastikan masyarakat menjalankan ibadah dan merayakan Idulfitri dengan aman. Kami juga memberikan perhatian khusus pada faktor kelelahan fisik pemudik guna menekan angka kecelakaan lalu lintas,” ujar Kapolresta.

Baca juga:  Jelang Liga 2, 69 Punggawa Persis Solo Divaksin

Berdasarkan data Januari–Agustus 2026, angka kriminalitas di Solo mengalami penurunan signifikan sebesar 46,53 persen. Meski demikian, kepolisian tetap mewaspadai modus pencurian rumah kosong. Masyarakat yang hendak mudik diimbau melapor ke Ketua RT setempat agar koordinasi pengamanan pemukiman lebih optimal.

Selain itu, Kapolresta mengapresiasi peran aktif warga dalam mencegah fenomena “perang sarung” di awal Ramadan, di mana 62 remaja telah diamankan untuk pembinaan.

Pemerintah Kota Surakarta memberikan atensi lebih pada potensi cuaca ekstrem seperti hujan tinggi dan angin kencang yang diprediksi terjadi selama periode Lebaran.

Wali Kota Surakarta Respati Ardi menginstruksikan jajarannya untuk melakukan pemetaan dan penanganan pohon rawan tumbang di jalur-jalur utama.

Untuk kenyamanan pemudik, Pemkot Surakarta menyiapkan fasilitas publik sebagai tempat istirahat (rest area). Kantor Kelurahan & Kecamatan: Dibuka 24 jam bagi pemudik yang ingin beristirahat.

Baca juga:  Waqf Goes To Campus di UNS, Ajak Generasi Muda BerWaqaf, Potensi Dana Bisa Mencapai Rp 180 Triliun

Masjid dan gereja di sepanjang jalur mudik disiagakan sebagai titik singgah. Adapun lapangan milik Pemkot akan dibuka secara luas untuk pelaksanaan salat IdulFitri.

Wali Kota Surakarta dalam arahannya menekankan bahwa kunci keberhasilan Lebaran tahun ini adalah komunikasi yang valid dan gotong royong lintas sektor. Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersinergi dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi.

“Sinergi adalah kekuatan Solo. Dengan kebersamaan, kita pastikan Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat maupun pemudik yang melintasi kota ini,” tegas Respati.

Rakor ini diharapkan mampu menciptakan arus mudik dan balik yang lancar, sekaligus menjaga roda perekonomian Kota Surakarta tetap bergerak positif di tengah momentum hari raya. (dea/rit)



TERKINI


Rekomendasi

...