Bupatinya Kena OTT KPK, Wabup Sukoharjo Bilang Begini…


JATENGPOS. CO. ID, SUKOHARJO — Wakil Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, angkat bicara mengenai Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjerat Bupati Etik Suryani terkait dugaan kasus pemerasan terhadap bawahan.

Sapto menjamin roda pemerintahan dan pelayanan masyarakat di Kabupaten Sukoharjo tidak akan terganggu dan tetap berjalan normal.

“Kami harapkan semua bisa berjalan seperti biasanya terlebih dahulu, tetap tenang. Sekali lagi kita menunggu apa yang menjadi nanti rilis resmi atau keterangan dari KPK,” ujar Sapto saat ditemui di Taman Makam Pahlawan dalam rangkaian agenda Hari Jadi ke-80 Kabupaten Sukoharjo, Jumat (10/7). HUT Sukoharjo jatuh tanggal 15 Juli 2026.

Baca juga:  Mudik Gratis Sukoharjo, Dibuka Langsung Ludes

Sapto mengaku belum mengetahui detail perkara hukum yang sedang ditangani oleh lembaga antirasuah tersebut. Oleh karena itu, ia memilih berhati-hati dan enggan berspekulasi lebih jauh mengenai status sang bupati.


“Kami belum bisa matur (bicara) banyak karena kita menunggu apa sebenarnya yang menjadi poin atau perkara, persoalan apa. Kita menunggu nggih,” tuturnya.

Di tengah situasi ini, Sapto meminta dukungan doa dari seluruh lapisan masyarakat agar proses hukum yang sedang berjalan di KPK dapat diselesaikan dengan baik. Ia juga mendoakan pihak-pihak yang sedang menjalani pemeriksaan agar diberikan kekuatan.

“Ya mohon doanya, kita semuanya terutama yang sedang dimintai keterangan diberikan kekuatan, kemudahan, dan petunjuk bimbingan sehingga bisa menghadapi semuanya ini dengan baik-baik,” tambahnya.

Baca juga:  DJP Jawa Tengah II Amankan 38 Aset Penunggak Pajak Senilai Rp3,2 Miliar

Ketika disinggung mengenai komunikasi terakhirnya dengan Etik Suryani sebelum kabar penangkapan mencuat, Sapto menjelaskan bahwa mereka sempat bertemu dalam sebuah acara resmi di markas militer. Namun, dalam pertemuan tersebut sama sekali tidak ada pembahasan yang janggal atau mengarah pada persoalan hukum.

“Kami ketemu terakhir kemarin di Batalyon Infanteri. (Pembicaraan soal OTT) Nggak ada. Cukup nggih, makasih ya,” pungkasnya.(dea/jan)


TERKINI

Rekomendasi

...