Belum Pernah Dapat Bantuan RTLH, Rumah Warga Miskin Ekstrem Ambruk


JATENGPOS.CO.ID, SRAGEN – Nasib memprihatinkan dialami Jaman, 64, warga Dukuh Bendorejo RT 15, Desa Tempelrejo, Kecamatan Mondokan, Sragen. Rumah kayu miliknya ambruk rata dengan tanah pada Jumat (10/7) sekitar pukul 12.00 WIB. Bangunan berukuran 10 x 8 meter itu roboh karena lapuk dan diduga belum pernah tersentuh program bantuan pemerintah. Kerugian ditaksir mencapai Rp35 juta.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kapolsek Mondokan, Iptu Irfan Marvianto, S.H., M.H., menuturkan peristiwa terjadi ketika Jaman baru pulang dari kebun dan hendak bersiap salat Jumat.

“Korban baru sampai di halaman. Tiba-tiba rumah dengan dinding anyaman bambu dan atap bambu itu langsung roboh,” jelas Irfan.


Baca juga:  Kapolda Jateng Tinjau Pos Pelayanan Tawangmangu, Pastikan Pelayanan dan Keamanan Warga Optimal

Menurut hasil olah TKP, penyebab utamanya adalah struktur kayu dan bambu penopang yang sudah lapuk. Dua minggu sebelumnya, rumah memang sudah miring ke kiri. Jaman berencana memperbaikinya secara swadaya bersama warga pada Sabtu (11/7). Namun bangunan keburu runtuh.

Kehidupan Jaman tergolong miskin ekstrem. Ia tinggal bersama anaknya, Supanto, yang mengalami gangguan jiwa. Pasca ambruknya rumah, keduanya kini menumpang di rumah anak Jaman yang lain, Sofyan.

Hingga saat ini bantuan resmi dari pemerintah desa maupun kabupaten belum diterima. Warga bersama Polsek Mondokan bergerak cepat membersihkan puing-puing.

“Kami sudah koordinasi dengan BPBD Sragen. Dari Kaur Kesra Kecamatan Mondokan, laporan juga sudah diteruskan ke pimpinan, Dinas Sosial, dan Baznas. Kami berharap bantuan untuk pembangunan kembali rumah Pak Jaman segera turun,” ujar Irfan.

Baca juga:  Grebek Rumah Elite di Sukoharjo, Bea Cukai Amankan Jutaan Batang Rokok Ilegal

Ambruknya rumah Jaman menjadi pengingat bagi Pemkab Sragen. Masih ada warga miskin ekstrem yang luput dari data penerima bantuan sosial dan program Rumah Tidak Layak Huni RTLH.

Peristiwa ini diharapkan menjadi pemicu percepatan pendataan dan penyaluran bantuan agar kejadian serupa tidak terulang, serta warga yang paling rentan benar-benar terjangkau program pemerintah. (yas/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...