JATENGPOS.CO.ID, SOLO — Karaton Surakarta Hadiningrat menunjukkan kepedulian nyata terhadap musibah kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Solo. Raja Karaton Surakarta, Pakoe Boewono (PB) XIV, turun langsung menyalurkan bantuan berupa 1.300 paket makanan siap konsumsi dan masker bagi warga yang terdampak asap dan kobaran api, Selasa (08/09).
Mengenakan busana khas keraton, PB XIV didampingi para kerabat Karaton Surakarta menyambangi titik-titik permukiman warga. Rombongan secara khusus menyasar penyaluran logistik di wilayah Dukuh Randusari dan Jatirejo. Kedatangan PB XIV dan rombongan diterima langsung oleh Lurah Mojosongo, Katarina Kartika, beserta jajaran perangkat kelurahan setempat.
Di sela penyerahan bantuan, PB XIV menegaskan bahwa aksi sosial yang digandeng bersama Yayasan Royal Nata Nusantara ini merupakan komitmen keraton dalam mengayomi dan meringankan beban masyarakat. Pihaknya berjanji akan terus memantau situasi di lapangan serta menyiapkan dukungan susulan jika kondisi darurat masih berlangsung.
“Ini adalah bagian dari kepedulian kami atas bencana yang terjadi di TPA Putri Cempo sebagai upaya meringankan masyarakat terdampak. Secara berkala dan bertahap kita upayakan segera, melihat situasi kebakaran yang belum sepenuhnya mereda. Keraton bersama Yayasan Royanata hadir memberikan bantuan dan siap andil membantu,” ujar PB XIV.
Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Walikota Surakarta, Wakil Walikota Surakarta, jajaran Forkopimda, petugas pemadam kebakaran, relawan, serta warga yang tak kenal lelah bergotong royong menjinakkan si jago merah.
“Kepada masyarakat yang terdampak, tetap kuat dan jangan patah semangat. Pasti bisa dilalui bersama-sama. Kita berdoa bersama agar bencana ini segera teratasi dan masyarakat dapat kembali pulih beraktivitas normal,” tambahnya.
Usai menyerahkan paket bantuan, PB XIV berkesempatan meninjau langsung area TPA Putri Cempo yang terbakar dari titik pantau RW 30 Mojosongo untuk melihat dari dekat besarnya dampak kebakaran permukiman dan lingkungan sekitar.
Sementara itu, Lurah Mojosongo, Katarina Kartika, menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kepedulian serta kehadiran pihak keraton di tengah-tengah warga yang sedang tertimpa kemalangan. Ia mengungkapkan, musibah kebakaran ini berdampak besar pada warga di wilayah RW 30 dan RW 39.
“Kami menyampaikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya untuk Karaton Surakarta atas bantuan dan kepeduliannya. Saat ini wilayah terdampak di Kelurahan Mojosongo berada di RW 30 dan RW 39 dengan total korban mencapai sekitar 400 KK. Bantuan makanan siap konsumsi ini sangat berarti dan bisa langsung dimanfaatkan oleh warga kami,” tutur Katarina. (dea/rit)




