JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Ribuan masyarakat dari berbagai elemen tumpah ruah memadati Markas Korem (Makorem) 074/Warastratama, Minggu (20/09/2026) pagi. Sebanyak 2.000 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, personel Polri, anggota komunitas lari, hingga masyarakat umum di wilayah Solo Raya tampil antusias memeriahkan ajang Fun Run dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI.
Kegiatan lari santai yang dipusatkan di Makorem 074/Warastratama ini tidak hanya menjadi pesta olahraga lokal. Ajang ini merupakan bagian dari perhelatan Fun Run nasional yang digelar secara serentak di 27 kota di seluruh Indonesia dengan total mencapai 75.000 peserta.
Selain sebagai puncak peringatan hari jadi TNI, agenda kolosal ini diselenggarakan dalam misi pemecahan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk katagori Fun Run serentak dengan jumlah peserta terbanyak.
Di Surakarta sendiri, panitia menyediakan dua katagori jarak yang dapat dipilih peserta sesuai kesiapan fisik masing-masing, yakni rute 5 Kilometer (5K) dan 10 Kilometer (10K). Jalur yang dilintasi dirancang mengitari rute strategis Kota Solo dengan tetap mengedepankan keamanan dan kenyamanan lalu lintas.
Prosesi pelepasan (flag-off) para pelari berlangsung meriah. Pelepasan peserta dilakukan secara resmi oleh Danlanud Adi Soemarmo Marsma TNI Henri Ahmad Badawi, S.M., M.M., M.Han., didampingi Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf M. Arry Yudistira, S.I.P., M.I.Pol., M.Han., serta Wali Kota Surakarta Respati Ardi. Kemeriahan pelepasan ditandai dengan pengibaran bendera start yang diiringi dentuman atraktif musik drumband prajurit.
Usai bendera start dikibarkan, para peserta langsung melaju menyusuri rute masing-masing. Di sepanjang jalur, kesiapsiagaan ditunjukkan oleh Tim Jasmani (Jas) Korem bersama para marshal yang bersiaga memberikan pengawalan hingga seluruh peserta berhasil kembali mencapai garis finish di Makorem.
Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf M. Arry Yudistira menyampaikan bahwa ajang ini diselenggarakan sesuai dengan arahan pimpinan TNI untuk menggemakan pola hidup sehat di tengah masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi wujud kolaborasi erat antara jajaran TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga komunitas olahraga.
“Tujuannya dari Bapak Panglima TNI ini supaya mengajak masyarakat Indonesia untuk hidup sehat. Di wilayah Solo Raya sendiri ada 2.000 peserta, kemudian di Salatiga ada 4.000 orang, dan di Jogja juga ada. Totalnya ada 75.000 peserta di 27 kota. Di sini kami bekerja sama dan berkolaborasi dengan Lanud Adi Soemarmo serta komunitas lari di Solo Raya,” ujar Kolonel Inf M. Arry Yudistira saat ditemui usai kegiatan.
Ia menambahkan bahwa peringatan HUT ke-81 TNI diisi dengan rangkaian ajang olahraga dan kompetisi kemasyarakatan yang cukup padat di berbagai daerah, mulai dari kejuaraan pencak silat tingkat nasional Piala Panglima TNI, bola voli, hingga panjat tebing. Rangkaian kegiatan tersebut masih akan berlanjut pada pekan depan dengan lomba PBB, domino, serta olahraga dirgantara.
Lebih lanjut, Danrem menegaskan komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah-tengah warga dan menjadi bagian tak terpisahkan dari perjuangan rakyat.
“Semboyan kami kan sudah jelas, TNI itu kuat bersama rakyat. Jadi kami tanpa dukungan rakyat bukan apa-apa dan tidak bisa melakukan sesuatu. Sebisa mungkin kami membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekeliling, itu memang sudah bagian dari tugas kami. Jadi tidak hanya mengangkat senjata, tetapi yang paling utama adalah membangun mental juang dari masyarakat Indonesia,” tegasnya. (dea/rit)




