Tekan Harga Pangan dan Inflasi, Pemkab Sukoharjo Gelar GPM


JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO — Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di dua wilayah, yakni Kecamatan Mojolaban dan Kartasura, Rabu (21/10). Langkah intervensi pasar melalui subsidi APBD tersebut ditempuh untuk menekan harga kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas inflasi daerah.

Program dipusatkan di KDMP Klumprit, Kecamatan Mojolaban, serta Balai Desa Pucangan, Kecamatan Kartasura. Dalam kegiatan ini, beras lokal unggulan produksi Gapoktan Sukoharjo dijual Rp12.000 per kilogram atau Rp60.000 per kemasan lima kilogram, jauh di bawah harga pasar yang mencapai Rp14.000 per kilogram. Komoditas lain seperti telur ayam dijual Rp21.000 per kilogram dan bawang merah Rp23.000 per kilogram.

Plt Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, menyampaikan bahwa GPM merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat serta instruksi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Pihaknya mengagendakan program ini bergulir secara rutin dua hingga tiga kali dalam sepekan menyasar kawasan pedesaan.

Baca juga:  Pilkades Serentak 5 Pentahana Tumbang dan 5 Lawan Istri Sendiri

“Selisih harga dari subsidi ini membantu menghemat pengeluaran rumah tangga. Selain menjaga daya beli masyarakat, GPM diarahkan untuk mengendalikan inflasi melalui keseimbangan pasokan dan permintaan pangan,” ujar Sapto saat meninjau lokasi di Pucangan.

Plt Bupati Sukoharjo memantau GPM didampingi Sekda Abdul Haris Widodo, Kepala Dinas Pertanian Bagas Windaryatno, Kepala Dinas Pangan Endang, dan Kasatpol PP Sunarto. (dea/rit)



TERKINI

Rekomendasi

...