JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN– Begitu tirai malam menyelimuti lanskap megah Wisata Dusun Semilir (Dusem), Bawen, atmosfer ceria khas destinasi wisata populer ini seketika luruh. Dari sudut remang area Alun Eropa yang berselimut kegelapan, sesosok pengantin wanita berbusana basahan khas Jogja melangkah perlahan.
Meroncong bunga melati dan anggunnya sanggul melengkapi penampilannya. Namun, keelokan itu sirna begitu cahaya lampu jalan menerpa parasnya yang lebam berselimut noda darah segar.
Tanpa peringatan, sosok tersebut tersenyum dingin lalu melepaskan tawa melengking yang memecah keheningan malam. Langkah kaki para pengunjung yang tengah melintas pun terhenti seketika, sebagian mematung dengan bulu kuduk berdiri, sementara yang lain memilih mundur dan mengambil langkah seribu.
Sosok misterius nan mengerikan itu tak lain adalah Merodina Suryaningtias (18). Dina –-panggilan akrabnya— seorang model muda yang malam itu memilih peran ekstrem sebagai talent hantu dalam gelaran spektakuler “Dusem Jurit Malam”. Ceritanya, ia menjadi arwah pengantin penasaran karena pasangannya mati dibunuh.
Bagi Dina, menghidupkan karakter pengantin Jawa berparas mistis bukan sekadar mengenakan kostum. Ia membutuhkan waktu hingga tiga hari untuk mengonsep tampilan dan meronce sendiri hiasan melatinya. Untuk urusan efek riasan lebam di wajah, ia berkolaborasi khusus dengan rekannya yang berprofesi sebagai Make Up Artist (MUA).
“Aku berperan sebagai pengantin Jawa yang mungkin kadang ada di film horor. Pakai ketawa melengking buat nakutin pengunjung. Rasanya senang dan seru banget karena ini pengalaman baru buatku,” tutur Dina di sela-sela aksinya pada Sabtu (31/10/2026) malam.

Tak jauh dari lokasi Dina beraksi, teror lain muncul dalam wujud tubuh mungil berbalut kain putih menjuntai. Adalah Cici, talent anak yang sukses menghidupkan atmosfer kelam karakter ‘Ibu’ dari film legendaris Pengabdi Setan. Dengan tatapan mata tajam yang seolah menusuk tulang dan lilin menyala di genggaman tangannya, Cici sukses membuat banyak pengunjung menjerit kaget.
Marketing Manager Dusun Semilir, Anisa Ayu, mengungkapkan bahwa event Dusem Jurit Malam sengaja dirancang untuk membangkitkan nostalgia masa-masa sekolah, namun dengan balutan pengalaman yang lebih modern, megah, dan interaktif.
Sebanyak 30 talent hantu dikerahkan. Uniknya, teror tak hanya memusat di jalur khusus, tetapi juga disebar melalui konsep street scare di mana para hantu berkeliaran bebas di tengah kerumunan pengunjung.
“Kami menghadirkan sekitar 30 talent hantu, baik karakter lokal maupun internasional. Wajib bagi mereka mendekati pengunjung untuk menakut-nakuti agar interaksi terasa makin nyata dan mendebarkan,” terang Anisa.
Ditambahkan, event tematik ini sengaja dirancang untuk memberikan pengalaman liburan yang lebih segar dan berbeda bagi para wisatawan.
“Karena kita sudah masuk di akhir Oktober yang identik dengan event Halloween, Dusun Semilir turut meramaikan dengan memberikan dekorasi khusus serta menghadirkan area tersendiri untuk ‘Dusun Jurit Malam’. Konsepnya orang jalan-jalan, eksplor, lalu ditakut-takuti sama hantu,” tambahnya.
Suasana semakin hidup lewat serangkaian hiburan pendukung. Mulai dari Costume Competition, booth crafting, sajian kriya dan FNB, hingga penampilan penutup dari DJ yang makin memanaskan malam.
Event ini diadakan terbatas selama tiga hari mulai 30 Oktober hingga 1 November 2026, event ini memperpanjang jam operasional Dusun Semilir hingga pukul 21.00 WIB. Menariknya, wahana ikonik yang baru selesai menjalani pemeliharaan, Prosotan Raksasa turut beroperasi hingga pukul 20.00 WIB dalam balutan aura khas Halloween.
Dengan tiket penawaran khusus seharga Rp50.000, pengunjung sudah mendapatkan bonus glow stick, donat edisi khusus Halloween, serta akses ke tiga wahana utama: Gondola Alun Eropa, Kiss Paradise, dan Kano Area Baju Biru. Khusus pemegang Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) aktif, tersedia pula potongan harga 30% untuk Tiket Reguler maupun Combo.
Sebagai gelaran perdana, antusiasme tinggi masyarakat menjadi pijakan yang sangat positif bagi manajemen Dusun Semilir untuk menjadikan agenda ini sebagai acara tahunan yang lebih megah.
“Karena ini baru pertama kali kita adakan, harapannya ke depan kita bisa membuat Jurit Malam yang lebih festive. Kita juga sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan brand-brand besar atau penyelenggara rumah hantu profesional,” pungkas Anisa optimis. (muz)





