28.4 C
Semarang
Rabu, 13 Mei 2026

Tiga Orang Hanyut 1 Tewas Motor Ikut Hanyut




JATENGPOS.CO.ID,  SRAGEN – Hujan  deras yang mengakibatkan banjir di sejumlah aliran sungai di Sragen menimbulkan korban jiwa. Seorang anak berusia tiga tahun (batita) meninggal saat hanyut di sungai Dukuh Tlogojati, Desa Plosorejo, Gondang, Sragen, Senin pagi (26/2) sekitar pukul 08.15 WIB. Korban Hafisan Ainun Asakari (3) hanyut di sungai  terpeleset saat mengejar kucing kesayangannya. Korban ditemukan sekitar 5 meter dari tempatnya terpleset. Saat ditemukan korban dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban saat itu bersama temannya Ahmad (4) bermain di tepi sungai kecil kampungnya. Kedua bocah cilik ini mengejar kuncing piaraanya dipingir sungai. Lantaran habis hujan sehinga licin dan korban terpeleset terjatuh karena korban tidak bisa berenang korban tengelam. Melihat kejadian tersebut saksi 1 memberi tahu ibunya Dewi. Kemudian saksi 2 memberi tahu kepeda orang tua korban untuk mencarinya  dalam pencarian dilakukan bersama dengan warga masyarakat sekitar. Kebetulan arus sungai dalam keadaan deras dan sungai banyak Kedung dalam. Tim gabungan ikut melakukan pencarian, Polsek Dan Koranil Gondang, Team SAR serta  BPBD Kab. Sragen majikan pencarian. Sekitar pukul 10.00 WIB, korban dapat ditemukan di dalam aliran sungai,tersangkut pada rumpun bambu.

Baca juga:  Gibran dapat Penghargaan dari Asosiasi Pendeta

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Lantas di tempat lain dua pengendara motor yang berboncengan juga hanyut di sungai Kedungbulus, Desa Krebet, Masaran, Sragen, pukul 07.15.. WIB. Saat menyeberangi sungai kedua pegawai pabrik CWII Masaran ini Arfan (27) warga Jumantono, Karanganyar  dan Maharani (27), warga Mojopuro, Sumberlawang, Sragen berboncengan untuk berangkat kerja ke pabrik. Mereka menyeberangi sungai dengan mengendarai motor Honda Supra 125 Nopol AD 2865 AQE.

Hanya saja, karena jembatan terkena luapan air sungai membuat mereka terpleset membuat keduanya dan motor hanyut di sungai. Beruntung kedua korban berhasil menyelamatkan diri. Namun karena motor hanyut, tim gabungan melakukan pencarian.

Dipimpin Kapolres Sragen AKBP Jamal Alam,tim.gabungan menyisir lokasi kejadian dengan sistem Boyo.  Tim SAR maupun Basarnas berhasil menemukan unit spm yang digunakan korban, berjarak 5 m , kedalaman 1,5 meter,  dari lokasi hanyut.

Baca juga:  Persoalan Stunting Diharapkan Jadi Perhatian Serius Pemprov Jateng

Kapolres Sragen AKBP Jamal Alam melalui Kasi Humas Iptu Suyana menjelaskan, dalam sehari memang ada dua kejadian orang hanyut di tempat berbeda. Untuk para pegawai pabrik yang hanyut berhasil menyelamatkan diri. Motor yang sempat hanyut juga berhasil ditemukan.

” Hanya saja, untuk korban balita meski ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Untuk itu untuk orang tua harus menjaga dan pengawasan anaknya yang masih balita. Karena mereka belum tahu kondisi bahaya,” papar Iptu Suyana. (ars)




TERKINI




Rekomendasi

...