JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – BPJS Kesehatan Cabang Semarang memberikan penghargaan kepada 10 (sepuluh) badan usaha terbaik dengan berbagai kategori jenis usaha. Penghargaan diberikan atas kepatuhan dalam mendaftarkan pekerja dan anggota keluarganya dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Rabu (5/6/2024).
Adapun penerima penghargaan antara lain PT. Apparel One Indonesia pada kategori bidang industri tekstil; PT. Techpack Asia pada kategori manufaktur; PT. Griya Pondok Binasejati pada kategori jasa ketenagakerjaan; PT. PCI Consulting And Solutions pada kategori jasa konsultan; PT Sumber Cipta Multiniaga pada kategori distributor.
Selanjutnya, PT. Pharos Tbk. menerima pada kategori industri farmasi; PT. Wijaya Kusuma Contractor pada kategori jasa kontruksi; PT. BPD Jateng pada kategori jasa keuangan; PT. Indoffod CBP Sukses Makmur Tbk.
Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu dalam sambutannya secara daring menyebut, keberhasilan Program JKN tidak terlepas dari peran aktif dari badan usaha yang ada di Kota Semarang. Tentunya, peran badan usaha untuk mendaftarkan seluruh pekerjanya beserta keluarganya dalam Program JKN merupakan wujud nyata komitmen dan kepedulian kepada kesejahteraan masyarakat, para karyawan dan karyawatinya.
“Ini dibuktikan dengan tingkat kepesertaan kota semarang yang telah mencapai 100 persen dalam program JKN ini. Dan selanjutnya kami juga akan mendorong untuk meningkatkan kepesertaan aaktif dalam Program JKN agar bisa 100% pula,” ucap Ita.
Menurut Ita, Program JKN telah memainkan peran penting dalam mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia untuk mencapai kesehatan yang universal. Program JKN telah memberikan akses kesehatan yang lebih luas bagi massyarakat baik di Kota Semarang pada khususnya dan daerah lain pada umumnya.
Ita sangat mengapresiasi serta memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas komitmen dan dedikasi dari BPJS kesehatan dalam menjalankan Program JKN.
“Saya optimis dengan sinergi dan kolaborasi antara BPJS Kesehatan, pemerintah daerah dan badan usaha program JKN ini bisa sukses dan tentunya akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Ita turut mengajak para pimpinan badan usaha untuk turut menyukseskan Program JKN. Selain mendaftarkan pekerjanya, badan usaha turut serta dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya Program JKN dengan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada karyawan.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang, Fitria Nurlaila Pulukadang menjelaskan, per 1 Juni kepesertaan JKN secara nasional telah mencapai 97,81 atau sebanyak 273.000.944 peserta dari 279.118.866 jumlah penduduk. Sedangkan di Kota Semarang, 100% penduduk atau sebanyak 1.696.366 jiwa telah terdaftar dalam Program JKN. Begitu pula di Kabupaten Demak telah mencapai 98,87% atau sebanyak 1.246.059 jiwa.
“Penghargaan ini diharapkan memperkuat komitmen badan usaha untuk terus meningkatkan kepatuhannya dalam menjalankan kewajiban sebagai Pemberi Kerja dalam mendaftarkan, melaporkan upah sesungguhnya dan membayarkan iuran Pekerja dan anggota keluarganya sebagai Peserta Pekerja Penerima Upah dalam program JKN,” ucap Fitria.
Melalui apresiasi tersebut, lanjutnya, diharapkan dapat memperkuat kemitraan antara BPJS Kesehatan Cabang Semarang dengan badan usaha. Ia juga membuka aduan jika ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh mitra BPJS Kesehatan yang mengakibatkan karyawan sulit mendapatkan pelayanan kesehatan.
Dari data yangvada, lanjutnya, sejumlah 8.111 Entitas Badan Usaha telah terdaftar di wilayah Kantor Cabang Semarang dengan total jumlah pekerja 360.583 Pekerja. Adapun untuk badan usaha terdaftar di Kabupaten Demak sejumlah 618 badan usaha, badan usaha di Kota Semarang sejumlah 7.493 badan usaha.
“Jatuh sakit itu tidak ada kalendernya, sehingga kami beharap badan usaha agar terus mendaftarkan para pekerja baru yang ada di perusahaan ke Program JKN. Kalau sudah sakit, apalagi penyakit kronis dan berbiaya tinggi, tentunya gaji yang diterima bisa habis untuk biaya pengobatan jika tidak memiliki JKN,” tandasnya.(aln)













