28.7 C
Semarang
Kamis, 14 Mei 2026

Seniman Nogosari Boyolali Galang Donasi Korban Banjir Lewat Pentas Wayang di Jalan




JATENGPOS.CO.ID, BOYOLALI – Aksi kepedulian yang unik dan kreatif datang dari para seniman dan seniwati di Kecamatan Nogosari, Boyolali, Jawa Tengah. Pada Jumat (12/12) pagi, mereka menggelar penggalangan donasi untuk membantu korban bencana banjir di Aceh dan Sumatera melalui pentas musik dan pertunjukan wayang kulit langsung di tengah jalan raya.

Sugeng, perwakilan seniman Nogosari, menjelaskan bahwa kegiatan ini didasari oleh keprihatinan bersama terhadap kondisi para korban.

“Alhamdulillah hari ini teman-teman seniman-seniwati mengadakan penggalangan donasi. Baik sedikit maupun banyak, ini bentuk kepedulian kami untuk meringankan beban saudara-saudara kita,” ujarnya.

Aksi solidaritas yang melibatkan dalang, musisi, penyanyi, hingga penyedia sound system ini berlangsung dari pukul 07.30 hingga 10.30 WIB. Total dana yang berhasil terkumpul mencapai Rp 4.729.000, yang akan segera disalurkan melalui pihak-pihak terpercaya agar bantuan tepat sasaran.

Baca juga:  Bapera Karanganyar Bagi Bibit Tanaman kepada Warga Jongkang

Salah satu dalang muda yang ikut berpartisipasi, Ulum Kartodiwiryo, mengaku sangat tersentuh melihat rumah dan harta benda korban di Sumatera dan Aceh hilang.

“Kami seniman pedalaman wayang kulit terpanggil membantu. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain,” ungkap Ulum.

Sebagai simbol “mendalang untuk kebaikan,” Ulum tampil mengenakan busana dalang lengkap di jalan raya. Ia juga menginisiasi lelang beberapa tokoh wayang.

Lelang tokoh Kresna berhasil mencapai sekitar Rp 900 ribu, sementara Werkudara terjual hingga Rp 1,5 juta, di mana seluruh hasilnya disumbangkan.

Seniman senior, Ki Gondo Wartoyo, menegaskan bahwa aksi kepedulian ini akan terus berlanjut.

“Kami akan terus menggalang donasi. Nanti tanggal 17 Desember kita jadwalkan pentas di Blora, sekaligus menggelar lelang beberapa tokoh wayang kulit. Hasilnya akan kita salurkan untuk korban banjir,” tuturnya.

Baca juga:  Pasca-Kecelakaan Maut, Polres Wonogiri Pasang Speed Bump di Perlintasan Kereta Kaliancar

Aksi spontan para seniman Nogosari ini mendapatkan apresiasi tinggi dari masyarakat yang melintas, menunjukkan bahwa seni dapat menjadi sarana kemanusiaan yang efektif untuk menggerakkan solidaritas. (dea/rit)




TERKINI




Rekomendasi

...