26 C
Semarang
Jumat, 3 April 2026

Kukuhkan 841 Wisudawan, Unimus Kembali Membuka 10 Prodi Baru




JATENGPOS. CO. ID, SEMARANG – Sebanyak 841 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), telah resmi menyandang predikat sarjana dalam berbagai program studi (prodi) pada Triwulan tahun 2026 ini.

Prosesi dalam momen sakral pencapain predikat pada dunia pendidikan ini, berlangsung di GKB II Unimus pada Selasa (1/4) lalu.

Rektor Unimus Prof Masrukhi menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya wisuda yang bertepatan dengam momen usai Lebaran 1447 H.

“Syukur alhamdulilah, pada momen bahagia usai lebaran ini, kami kembali mengentaskan 842 mahasiswa dalam pencapain predikat sarjana,” ujarnya, usai kegiatan.


Lanjutnya, bahwa kepercayaan masyarakat terhadap Unimus juga terus meningkat, hal tersebut ditandai dengan wisudawan yang terus berkembang setiap tahunya.

Baca juga:  Pemprov Jateng Pastikan Stok BBM dan Elpiji Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying

“Peningkatan minat masyarakat tersebut, juga kami respons dengan membuka prodi baru yang mengikuti perkembangan zaman. Tahun ini, Unimus menghadirkan 10 prodi baru yang dinilai relevan dengan kebutuhan industri modern,” terang Prof Masrukhi.

Adapun Prodi baru yang dibuka tersebut, salah satunya pada bidang modernisasi yakni cyber security, artificial intelligence, desain komunikasi visual, hingga pendidikan dokter spesialis (PPDS).

“Selain itu, penguatan juga dilakukan di jenjang pascasarjana, seperti S2 informatika dan S2 manajemen,” tandasnya.

Dijelaskan, bahwa bertambahnya program studi tersebut, Unimus juga menargetkan penerimaan mahasiswa menjadi 5.000 orang pada 2026.

Prof Masrukhi juga menyampaikan, bahwa jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya yang mencapai 4.370 mahasiswa.

Baca juga:  Penutupan Rakernas PDIP, Megawati Puji Wali Kota Semarang

Dengan bertambahnya prodi Unimus terus menjaga kualitas dengan merekrut puluhan dosen baru serta penerapan standar pendidikan tinggi yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Kami harapkan wisudawan harus siap untuk terjun dan berada di tengah-tengah masyarakat, mengabdikan diri kepada kemanusiaan, kepada bangsa, dan negaranya,” pungkas Prof Masrukhi. (ucl)




TERKINI

Ikhtiar Mencegah OTT Terulang




Rekomendasi

...