Mahasiswa HMI Semarang Tolak Kenaikan Harga Pertamax


JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Semarang menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Pertamina Patra Niaga di Jalan Thamrin, Semarang, Kamis (18/6/2026) sore.

Aksi yang diikuti puluhan mahasiswa tersebut, berlangsung kondusif tersebut mendapat pengawalan ketat dari ratusan personel TNI dan Polri di wilayah hukum Kota Semarang.

Para mahasiswa menyampaikan penolakan terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax yang dinilai berdampak pada meningkatnya penggunaan BBM bersubsidi Pertalite. Kondisi tersebut, menurut mereka, memicu kelangkaan Pertalite di sejumlah SPBU di wilayah Jawa Tengah.

Dalam orasinya, massa aksi mendesak Pertamina untuk segera melakukan pembenahan distribusi BBM di seluruh SPBU, khususnya terkait ketersediaan Pertalite.


Baca juga:  Pertemuan Rutin Bulanan PKB/PLKB Kab. Demak

Mereka meminta perusahaan memastikan pasokan BBM bersubsidi tetap mencukupi kebutuhan masyarakat.

Koordinator aksi, Mahmud Mukadar, mengatakan kenaikan harga Pertamax telah mendorong banyak masyarakat beralih menggunakan Pertalite.

“Kenaikan harga pertamax, mengakibatkan permintaan terhadap BBM bersubsidi meningkat dan berpotensi menyebabkan kelangkaan di sejumlah daerah,” katanya.

Selain itu, pendemo juga meminta perbaikan distribusi serta mendorong Pertamina menambah stok Pertalite di SPBU guna mengantisipasi kekurangan pasokan.

“Langkah tersebut, kami nilai penting untuk menjaga stabilitas aktivitas masyarakat serta mencegah dampak lanjutan terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok,” tegasnya.

Aksi unjuk rasa berlangsung tertib dan tidak mengganggu aktivitas di sekitar lokasi. Aparat kepolisian bersama personel TNI terus melakukan pengamanan hingga kegiatan berakhir. (ucl)


TERKINI

Rekomendasi

...