JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG — Sektor pariwisata Kota Semarang terus menunjukkan perkembangan positif dan semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu destinasi unggulan di Jawa Tengah.
Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan hingga pengembangan kawasan wisata terpadu menjadi pendorong utama pertumbuhan sektor ini.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Iin Indriyasari, mengatakan Kawasan Kota Lama masih menjadi destinasi favorit wisatawan.
Kawasan bersejarah tersebut menyumbang hampir 60 persen dari total kunjungan wisatawan ke Kota Semarang.
“Selama periode libur hari raya, kunjungan wisatawan ke Kota Lama meningkat hingga 24,72 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” ujarnya, Jumat (26/6).
Lanjutnya, tidak saja pada libur hari besar, disetiap akhir pekan pun wisata Kota Lama Semarang, juga banyak dikunjungi masyarakat.
Selain wisata sejarah, Pemerintah Kota Semarang juga terus mengembangkan potensi wisata air dan bahari.
Destinasi seperti Pantai Tirang dan Pantai Maron didorong menjadi kawasan ekowisata minat khusus. Di sisi lain, kedatangan kapal pesiar yang rutin bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas turut meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Kota Semarang.
Pengembangan pariwisata juga diperkuat melalui integrasi kawasan aglomerasi Borobudur–Kopeng–Rawa Pening.
Menurut Iin, kawasan Rawa Pening kini mulai menarik minat investor untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata air berstandar tinggi yang tetap mengedepankan prinsip konservasi lingkungan.
“Pemkot Semarang juga terus menggenjot promosi wisata terpadu dengan mengombinasikan wisata sejarah, atraksi publik, seperti air mancur menari di Sungai Banjir Kanal Barat, serta pemberdayaan pelaku UMKM dan desa wisata sebagai bagian dari penguatan ekonomi kreatif,” terangnya.
Perkembangan sektor pariwisata tersebut turut memberikan dampak positif terhadap industri perhotelan. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Kota Semarang tercatat mengalami peningkatan seiring bertambahnya jumlah wisatawan yang datang ke ibu kota Jawa Tengah tersebut.
“Pemerintah Kota Semarang optimistis tren positif ini akan terus berlanjut melalui pengembangan destinasi yang berkelanjutan, peningkatan kualitas layanan wisata, serta sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat daya saing pariwisata daerah,” pungkas Indriyasari. (ucl/rit)






