Kandang Berisi 7.000 Ayam Terbakar, Kerugian Rp 700 Juta


JATENGPOS.CO.ID, WONOGIRI — Kebakaran hebat melanda sebuah kandang ayam milik Sutarno (52) di Dusun Ngrapah, Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Sabtu (8/8) siang sekitar pukul 14.15 WIB.

Peristiwa yang terjadi di kawasan pinggiran kampung dekat objek wisata Girimanik ini mengakibatkan 7.000 ekor anak ayam berusia dua hari mati terpanggang.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh dua warga setempat, Sutarto (35) dan Sutrisno (55), yang melihat kepulan asap dan kobaran api dari arah kandang.

Warga sempat berupaya memadamkan api dengan alat seadanya, namun kondisi bangunan yang sebagian besar bermaterial bambu serta hembusan angin kencang membuat api dengan cepat merambat dan membesar.


Baca juga:  Buntut Bullying di SMPN 2 Sumberlawang, DPRD Sragen Minta Sekolah Dikenakan Sanksi

Api baru berhasil dijinakkan sekitar pukul 15.30 WIB setelah petugas pemadam kebakaran Wonogiri tiba di lokasi.

Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Haris Munandar Hasyim, menjelaskan bahwa bangunan berukuran 15 x 30 meter yang terdiri dari dua lantai tersebut terbakar sebagian.

“Meski tidak ada korban jiwa manusia, seluruh anak ayam di dalamnya tidak dapat diselamatkan. Kerugian material akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp700 juta.” Ungkap AKP Anom.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, amukan si jago merah diduga dipicu oleh korsleting listrik pada bagian blower di belakang kandang.

Personel Polsek Slogohimo bersama Unit Identifikasi Polres Wonogiri telah melakukan pengamanan lokasi, memasang garis polisi, serta mengamankan barang bukti untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga:  SMKN 1 Miri Pelatihan Menulis Artikel

Atas kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau para pemilik usaha peternakan untuk rutin mengecek kelaikan instalasi listrik demi mencegah musibah serupa. (dea/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...