Heri Pudyatmoko Minta Layanan Kesehatan Primer Diperkuat hingga Desa


JATENGPOS.CO.ID SEMARANG – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, meminta layanan kesehatan primer diperkuat hingga tingkat desa untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang mudah dan merata. Menurutnya, penguatan layanan dasar menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Heri mengatakan fasilitas kesehatan primer seperti puskesmas, pustu, posyandu, dan layanan kesehatan di tingkat desa memiliki posisi strategis karena menjadi tempat pertama masyarakat mendapatkan pelayanan. Karena itu, kualitas dan jangkauan layanan tersebut harus terus diperkuat.

“Masyarakat tidak boleh kesulitan mendapatkan layanan kesehatan hanya karena tinggal jauh dari pusat kota. Layanan kesehatan primer harus semakin dekat, mudah diakses, dan mampu menjangkau masyarakat sampai tingkat desa,” ujarnya dalam FGD bertema “Penguatan Layanan Kesehatan Primer untuk Mewujudkan Masyarakat Jateng yang Sehat” di Kabupaten Purworejo.

Menurutnya, penguatan layanan primer tidak hanya berkaitan dengan keberadaan fasilitas kesehatan, tetapi juga ketersediaan tenaga medis dan tenaga kesehatan, obat-obatan, peralatan, serta sistem pelayanan yang memadai. Pemerintah perlu memastikan kebutuhan tersebut tersedia secara proporsional di setiap wilayah.

Baca juga:  Prof. Harun Joko Prayitno Resmi Dilantik Rektor UMS, Usung 8 Prioritas Strategis Menuju World Class University

Heri juga mendorong penguatan upaya promotif dan preventif. Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak seharusnya hanya berfokus pada pengobatan ketika masyarakat sudah sakit, tetapi juga mendorong masyarakat menjaga kesehatan dan mencegah munculnya penyakit.

“Pencegahan harus menjadi bagian utama pelayanan kesehatan. Edukasi tentang pola hidup sehat, pemeriksaan rutin, imunisasi, dan deteksi dini harus diperkuat agar masyarakat tidak selalu datang ketika penyakit sudah parah,” katanya.

Ia menilai keberadaan posyandu dan kader kesehatan di desa perlu mendapat dukungan lebih besar karena memiliki peran penting dalam menjangkau masyarakat secara langsung. Kader juga dapat menjadi penghubung antara masyarakat dengan fasilitas kesehatan ketika ditemukan persoalan kesehatan.

Selain itu, Heri mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat layanan kesehatan primer, terutama dalam pendataan, konsultasi, pemantauan pasien, dan koordinasi antara fasilitas kesehatan. Digitalisasi diharapkan dapat membantu pelayanan menjadi lebih cepat sekaligus terintegrasi.

Baca juga:  4,6 Juta Warga Jateng Manfaatkan Pengecekan Kesehatan Gratis

“Teknologi harus dimanfaatkan untuk memperkuat pelayanan, bukan menggantikan pelayanan langsung. Untuk wilayah yang sulit dijangkau, teknologi bisa membantu konsultasi dan koordinasi sehingga masyarakat tetap mendapatkan pendampingan,” ujarnya.

Heri menambahkan, pemerataan layanan kesehatan harus menjadi bagian dari pembangunan daerah. Menurutnya, kualitas kesehatan masyarakat akan berpengaruh langsung terhadap produktivitas, pendidikan, dan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Politisi Gerindra ini berharap pemerintah provinsi dan kabupaten/kota terus memperkuat koordinasi dalam memastikan layanan kesehatan primer berjalan optimal hingga wilayah terpencil.

“Ukuran keberhasilan pembangunan kesehatan bukan hanya seberapa bagus fasilitas di kota, tetapi apakah masyarakat di desa juga mendapatkan pelayanan yang layak dan mudah dijangkau. Kita ingin masyarakat Jawa Tengah sehat dari kota sampai desa,” pungkas Heri. (sgt(


TERKINI

Rekomendasi

...