JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Kepadatan lalu lintas perkotaan membuat pengendara harus selalu siap menghadapi situasi pengereman mendadak. Kondisi tersebut membutuhkan sistem pengereman yang mampu membantu menjaga stabilitas motor sekaligus meningkatkan kontrol pengendara.
Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng, Burhanudin Mey mengatakan, pemahaman terhadap teknologi pengereman menjadi bagian penting dalam mewujudkan semangat #Cari_Aman saat berkendara di jalan raya. Salah satu fitur keselamatan yang ditawarkan pada varian tertinggi New Honda Vario EVO 160 adalah Anti-lock Braking System (ABS).
Fitur ABS dirancang untuk membantu mencegah roda terkunci ketika pengendara melakukan pengereman keras secara tiba-tiba atau panic braking. Sistem tersebut bekerja melalui sensor yang mengatur tekanan rem secara otomatis sehingga roda tetap berputar dan motor lebih mudah dikendalikan.
Pada kondisi pengereman mendadak, motor tanpa ABS berpotensi mengalami roda terkunci yang dapat membuat ban kehilangan traksi dan tergelincir. Dengan adanya ABS, risiko tersebut dapat diminimalkan sehingga stabilitas kendaraan lebih terjaga.
Fitur tersebut juga menjadi pendukung ketika motor melintasi jalan dengan kondisi kurang ideal, seperti permukaan basah atau berpasir. New Honda Vario EVO 160 yang menggunakan mesin 160cc eSP+ memiliki performa responsif sehingga teknologi pengereman menjadi salah satu bagian penting untuk mendukung keselamatan berkendara.
Pada varian ABS, sistem pengereman juga dilengkapi cakram hidrolik berukuran 220 mm pada roda depan dan belakang. Berbeda dengan tipe CBS yang masih menggunakan tromol di bagian belakang, varian ABS mengusung Rear Disc Brake untuk membantu meningkatkan daya henti sekaligus keseimbangan pengereman.
Kombinasi cakram depan dan belakang tersebut membantu memberikan distribusi pengereman yang lebih seimbang. Hal ini menjadi penting terutama untuk menunjang kenyamanan dan kontrol saat digunakan dalam aktivitas berkendara sehari-hari.
Selain teknologi pengereman, pengendara juga mendapat informasi melalui Full Digital Panel Meter. Panel tersebut dilengkapi indikator ABS yang memberikan informasi mengenai kondisi sistem sekaligus membantu mendeteksi apabila terdapat malfungsi pada sensor.
Jika indikator menunjukkan adanya gangguan pada sistem ABS, pengendara dapat segera melakukan pemeriksaan di bengkel resmi Honda atau AHASS. Pemeriksaan secara berkala menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh komponen keselamatan kendaraan tetap berfungsi optimal.
“Teknologi ABS merupakan salah satu alat bantu keselamatan dalam berkendara. Namun, pengendara tetap perlu memiliki kemampuan berkendara yang baik,” jelas Burhan.
Menurutnya, teknologi keselamatan pada kendaraan tetap harus diimbangi dengan perilaku berkendara yang aman.
“Memahami jarak aman serta menerapkan teknik pengereman yang tepat menjadi bagian penting untuk mewujudkan keselamatan di jalan raya,” tandasnya.(aln)




