JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Dampak kemarau panjang yang kian meluas di wilayah Kabupaten Kudus memicu keprihatinan mendalam dari berbagai pihak. Guna menyikapi krisis air yang semakin kritis, jajaran Kodim 0722/Kudus bersama unsur Forkopimda, Polri, dan masyarakat menggelar salat Istisqa (salat memohon hujan), di halaman Makodim 0722/Kudus, Senin (31/8) pagi.
Salat sunnah itu digelar sejak pukul 08.30 WIB, dan diikuti oleh ratusan jamaah untuk memanjatkan doa bersama. Mereka berharap kekeringan ekstrem yang melanda pemukiman dan lahan pertanian di kawasan setempat, dapat segera berakhir.
Saat ini, kondisi pasokan air bersih di Kudus kian menipis, sumur-sumur warga mulai mengering, dan para petani dibayangi ancaman gagal panen massal.
Bertindak sebagai imam dan khatib dalam ibadah tersebut, KH Syafi’i. Dalam khotbahnya, ia mengingatkan jamaah untuk tetap bersikap rendah hati dan memperbanyak istighfar di tengah ujian alam yang berat ini.
Ia menegaskan bahwa krisis air tidak hanya menyulitkan kebutuhan harian rumah tangga, tetapi juga mengancam sektor agraris karena banyak tanaman warga yang mati kekeringan.
‘’Kita berkumpul di sini untuk melaksanakan salat Istisqa dan berdoa memohon hujan. Hujan yang membawa manfaat serta keberkahan bagi kita semua. Semoga Allah SWT mengabulkan doa kita,’’ doa KH Syafi’i di hadapan ratusan jamaah yang hadir dengan khusyuk.
Sementara, Dandim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie menjelaskan bahwa salat Istisqa ini merupakan wujud ikhtiar spiritual yang berjalan beriringan dengan langkah teknis di lapangan.
Menurutnya, doa bersama ini tidak hanya bertujuan untuk mengatasi kelangkaan air bersih yang mencekik warga, tetapi juga sebagai upaya preventif menghadapi potensi bencana lain yang mengintai selama musim kemarau.
‘’Kami memohon kepada Allah SWT agar segera diturunkan hujan yang berkah guna mengatasi kemarau panjang, krisis air bersih, serta menekan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang rawan terjadi dalam kondisi kering seperti sekarang,’’ pungkas Letkol Arh Yuusufa. (mas/han/rit)




