Ayah Lansia Tusuk Anak Kandung hingga Tewas


JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Warga Desa Jati Kulon RT 2 RW 5, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, digegerkan oleh peristiwa tragis, Kamis (24/9) sekitar pukul 23.30 WIB. Menyusul adanya peristiwa seorang anak bernama Fiqi Aditya (34) meregang nyawa setelah ditusuk menggunakan senjata tajam di bagian dada oleh ayah kandungnya sendiri, Tugiri (70).

Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian bermula saat dua orang saksi, Nur Aksin (48) dan Miftahul Huda (38), sedang duduk di depan rumah. Tiba-tiba, Tugiri datang mendekat sambil membawa pisau. Tak berselang lama, Fiqi menyusul sang ayah dalam kondisi diduga di bawah pengaruh minuman keras. Di hadapan para saksi, Fiqi tiba-tiba mengaku bahwa dirinya telah ditusuk oleh ayah kandungnya sendiri.

Melihat korban terluka, saksi langsung menghubungi Kepala Desa Jati Kulon, Heri Supriyanto, untuk mengevakuasi korban ke RS Mardi Rahayu Kudus. Nahas, setelah sempat mendapatkan penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (25/9) dini hari sekitar pukul 02.45 WIB.

Baca juga:  Kafilah MTQH Kudus Ditarget Pertahankan Juara Umum

Dokter jaga RS Mardi Rahayu, dr. Andro, mengungkapkan bahwa korban mengalami luka tusuk pada dada kiri bagian bawah. Luka tersebut memiliki kedalaman sekitar 0,5 sentimeter, panjang 3 sentimeter, dan lebar 0,4 sentimeter.

Di balik insiden berdarah ini, pihak keluarga membeberkan fakta memilukan. Jamiah (46), kakak perempuan korban, mengungkapkan bahwa adiknya memang kerap mengonsumsi minuman keras. Saat mabuk, Fiqi disebut sering melakukan kekerasan fisik terhadap sang ayah, bahkan sejak ibu mereka masih hidup.

‘’Kalau mabuk sering melakukan kekerasan terhadap bapak. Waktu ibu masih hidup juga sering dipukul,” ungkap Jamiah.

Jamiah menambahkan, kondisi ayahnya saat ini sudah lanjut usia dan sering linglung hingga kerap lupa jalan pulang. Kesaksian mengenai tabiat buruk korban ini juga dibenarkan oleh Ketua RT setempat, Supardi, yang menyebut korban memang berulang kali menganiaya ayahnya.

Baca juga:  Pers Diajak Perkuat Disiplin Verifikasi di Era AI

Kapolsek Jati, AKP Subkhan, saat dikonfirmasi membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. Pihak kepolisian bergerak cepat dengan langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti senjata tajam yang diduga digunakan untuk menusuk korban.

Meski ada rekam jejak kekerasan dari korban, polisi menegaskan tetap akan mendalami rangkaian peristiwa ini guna memastikan kronologi dan motif yang sebenarnya.

‘’Kami telah meminta Visum et Repertum (VeR), sementara penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil otopsi dari RSUD Kudus. Pelaku saat ini mendekam di tahanan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,’’ pungkasnya. (han/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...