JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Ahmad Yani, Kota Semarang, Kamis (15/10) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kecelakaan di sekitar SPBU Ahmad Yani itu melibatkan Toyota Avanza, Yamaha Aerox bernomor polisi H 4908 OS, Honda Beat, dan Honda Freed bernomor polisi G 1332 YB.
Seorang pengendara Yamaha Aerox bernama Hermawan Tri Atmojo (29), warga Bangetayu Kulon, Kecamatan Genuk, tewas di lokasi kejadian.
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang AKP Untung Ariyono menerangkan, kecelakaan bermula saat Toyota Avanza melaju dari arah barat ke timur, dari kawasan Simpang Lima menuju Majapahit.
“Setibanya di lokasi kejadian, mobil tersebut tiba-tiba oleng ke kanan hingga menabrak median jalan,” ujarnya, di lokasi kejadian, Kamis (15/10).
Dijelaskan, pada saat bersamaan, dua sepeda motor melaju dari arah berlawanan. Avanza kemudian menabrak Honda Beat, lalu menghantam Yamaha Aerox yang dikendarai Hermawan. Mobil itu baru berhenti setelah menabrak Honda Freed yang melaju dari arah timur ke barat.
“Setelah menabrak Honda Beat, Avanza tetap melaju dan menghantam Yamaha Aerox. Kemudian, kendaraan itu berhenti setelah menabrak Honda Freed yang berjalan dari arah timur ke barat,” jelasnya.
Benturan keras membuat korban (Hermawan), terpental ke sisi kanan jalan. Korban mengalami luka di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, Yamaha Aerox yang dikendarainya mengalami kerusakan parah akibat benturan dan terseret setelah kecelakaan.
Petugas Satlantas Polrestabes Semarang yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk menangani kecelakaan. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pengukuran, serta mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti.
“Kami sudah melakukan olah TKP, memberikan penandaan di sekitar lokasi, serta melakukan pengukuran. Seluruh kendaraan yang terlibat juga sudah kami tepikan,” ujar AKP Untung.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
Kecelakaan tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas di sekitar Jalan Ahmad Yani ditutup untuk mendukung proses evakuasi korban dan olah TKP. Setelah penanganan di lokasi selesai, polisi mulai membuka kembali arus kendaraan dari arah timur. (ucl/rit)







