Kapolres Sragen Ingatkan Jajaran Agar Tegas terhadap Kejahatan, Humanis pada Kelompok Rentan, dan Responsif Atas Laporan Warga


JATENGPOS.CO.ID, SRAGEN – Pergantian empat jabatan strategis di Polres Sragen menjadi momentum penegasan arah kebijakan pimpinan Polri.

Kapolres Sragen AKBP Heru Antariksa Cahya meminta jajarannya mengimplementasikan program Polisi Bersama Masyarakat dengan tiga pedoman utama, yakni tegas terhadap kejahatan yang meresahkan, humanis terhadap kelompok rentan, dan responsif terhadap laporan warga.

“Tiga pokok utama yang harus kita lakukan adalah tegas terhadap kejahatan yang meresahkan masyarakat, kemudian humanis terhadap kelompok-kelompok rentan, dalam pelayanan kita tidak boleh membeda-bedakan, kemudian responsif terhadap semua laporan maupun pengaduan masyarakat, baik melalui layanan polisi 110 maupun laporan langsung kepada petugas,” tegas Heru.

Arahan itu disampaikan usai memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Wakapolres, Kasatreskrim, Kasatlantas, dan Kapolsek Sidoharjo di Mapolres Sragen, Selasa, (20/10/2026). Rotasi ini merupakan tindak lanjut Surat Telegram Kapolda terkait pengangkatan dan pemberhentian perwira di jajaran Polda Jawa Tengah.

Baca juga:  Keluhkan Pendirian Pabrik Warga Geruduk Balai Desa

Empat pejabat yang berganti adalah Wakapolres dari Kompol Nunung Farmadi kepada Kompol Handoyo, Kasatreskrim dari AKP Catur Agus Yudo Praseno kepada AKP I Kadek Pramartha Putra, Kasatlantas dari AKP Kukuh Tirto Satria Leksono kepada AKP Yusra Meidicta Mandung, serta Kapolsek Sidoharjo dari AKP Fri Gunawan kepada Iptu Muh Pandu Putra Satria.

Kapolres menegaskan, jabatan adalah amanah yang harus dijaga.

“Jaga dan rawat kepercayaan serta kehormatan yang telah diberikan. Baik pejabat baru yang bergabung di Polres Sragen maupun pejabat lama yang akan bertugas di tempat baru, laksanakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Untuk reskrim, ia meminta fokus pada kejahatan jalanan dan kejahatan konvensional yang paling dirasakan masyarakat, tanpa mengesampingkan penegakan hukum untuk tindak pidana lainnya.

Baca juga:  Helmi Yahya Siap Bawa MakanKu Go Publik 'Dari Solo Merambah Dunia'

Di bidang lalu lintas, personel diminta hadir pada jam padat pagi dan sore, saat masyarakat berangkat sekolah dan kerja, untuk membantu pengaturan dan menekan angka kecelakaan.

Terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polres memperkuat sinergi dengan BPBD dan Damkar. Pencegahan dilakukan melalui sosialisasi door to door dan penyebaran flyer.

“Kalau kesengajaan tentunya akan dilakukan pendalaman. Apabila ada unsur pidana, kita akan melakukan penegakan hukum,” kata Heru.

Sementara terkait penggerebekan dugaan jaringan teroris di Sukoharjo, Heru memastikan situasi di Sragen aman. Ia mengimbau masyarakat tetap peduli lingkungan dan segera melaporkan hal mencurigakan.

“Program saat ini Polisi Bersama Masyarakat, kita harus lebih dekat dengan masyarakat dengan berbagai macam kegiatan, baik preemtif maupun preventif dan penegakan hukum,” pungkasnya. (yas/rit)


TERKINI

Loyalis Sudewo Protes Spanduk Doa Dicopot

Rekomendasi

...