27 C
Semarang
Kamis, 15 Januari 2026

SIG Pasok 10 Ribu Ton Semen Bangun Jembatan Kabanaran

JATENGPOS.CO.ID,  SEMARANG– Pembangunan Jembatan Kabanaran di pesisir selatan Yogyakarta membuka akses baru yang memangkas jarak tempuh warga hingga 15 kilometer. Infrastruktur sepanjang 2,3 kilometer ini menghubungkan Bantul dan Kulon Progo, sekaligus mempercepat mobilitas di jalur lintas selatan Jawa.

SIG berperan dalam pembangunan jembatan tersebut dengan memasok 10.000 ton semen UltraPro. Pasokan dilakukan untuk seluruh tahapan konstruksi mulai struktur bawah seperti bored pile hingga struktur atas seperti kolom dan deck.

“Kami berkomitmen menyediakan produk berkualitas dan layanan terbaik untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur strategis,” kata Vita Mahreyni, Corporate Secretary SIG.

Jembatan Kabanaran diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada 19 November 2025. Kehadirannya langsung memberi efek signifikan karena mempersingkat waktu tempuh yang sebelumnya bisa mencapai 30 menit menjadi hanya beberapa menit saja.

Baca juga:  Tim Pengendalian Inflasi Jateng Perkuat Kerjasama Antar Daerah

Dari sisi desain, jembatan ini mengusung konsep Multi-Arch Bridge yang memadukan Corrugated Steel Plate dan mortar busa. Struktur tersebut membuat tampilan jembatan lebih futuristik namun tetap kokoh di wilayah pesisir.

Elemen budaya Yogyakarta turut disematkan melalui ikon gunungan, motif sulur keris dan batik nitik, hingga gerbang berbentuk joglo. Ornamen itu menjadikan jembatan bukan sekadar akses transportasi, tetapi landmark baru kawasan selatan Bantul.

“Jembatan Kabanaran tidak hanya memperkuat konektivitas, tetapi juga memberi dampak sosial ekonomi besar bagi masyarakat,” ujar Vita Mahreyni.

Akses baru ini ikut membuka jalan menuju area pertanian seluas 2.164 hektare di Kecamatan Galur. Produktivitas pertanian diproyeksikan meningkat hingga 9.143 kuintal per tahun, ditambah kenaikan hasil perikanan di Kecamatan Srandakan sekitar 13 ton per tahun.

Baca juga:  Nobar ARRC Mandalika dan Sunmori Bareng Honda Community CBR Semarang

Produk UltraPro yang digunakan dalam proyek ini dikenal memiliki waktu kering optimal dan kuat lentur tinggi. Material tersebut sebelumnya dipakai pada sejumlah proyek besar seperti LRT Jakarta, Tol Trans Sumatra, YIA hingga Kereta Cepat Jakarta–Bandung.

SIG memastikan akan terus mendukung pembangunan nasional melalui pasokan bahan bangunan ramah lingkungan. Perusahaan juga menegaskan inovasi berkelanjutan menjadi kunci memperkuat kualitas konstruksi di Indonesia.

“Melalui inovasi berkelanjutan, SIG mendukung pembangunan yang kuat secara fisik sekaligus berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat,” tandas Vita Mahreyni.(aln)


TERKINI

Rekomendasi

...