Jelang Libur Panjang Sekolah, PLN UPT Salatiga Edukasi Keselamatan Ketenagalistrikan Melalui Program Sinau Listrik


 

JATENGPOS.CO.ID, SALATIGA – Menjelang libur panjang sekolah tahun ajaran 2026–2027, PLN UPT Salatiga melalui Program Sinau Listrik menggelar edukasi keselamatan ketenagalistrikan kepada pelajar. Kegiatan ini dilaksanakan oleh PLN ULTG Salatiga dan PLN ULTG Surakarta sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat sejak usia dini mengenai keselamatan di sekitar instalasi ketenagalistrikan.

 

Program Sinau Listrik merupakan kegiatan edukasi yang bertujuan mengenalkan proses penyaluran tenaga listrik dari pembangkit hingga sampai ke pelanggan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan ketenagalistrikan. Program ini juga menjadi sarana untuk membangun budaya peduli keselamatan dan menjaga aset ketenagalistrikan.


 

Pada 12 Juni 2026, PLN ULTG Salatiga melaksanakan kegiatan Sinau Listrik di TK Al Azhar Salatiga. Dalam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan dengan proses perjalanan listrik mulai dari pembangkit, jaringan transmisi, gardu induk, hingga dapat dimanfaatkan oleh pelanggan.

 

Materi disampaikan secara interaktif dan disesuaikan dengan usia peserta. Selain mengenalkan dunia ketenagalistrikan, petugas PLN juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keselamatan saat beraktivitas di sekitar instalasi listrik.

Baca juga:  XL Axiata Business Solutions Perkuat Digitalisasi

 

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Anak-anak aktif bertanya dan menjawab pertanyaan yang diberikan oleh petugas PLN terkait listrik dan keselamatan ketenagalistrikan.

 

Melalui kegiatan tersebut, PLN berharap para murid dan tenaga pendidik dapat menerapkan prinsip keselamatan masyarakat dan instalasi ketenagalistrikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu menjaga keselamatan diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

 

Sementara itu, pada 15 Juni 2026, PLN ULTG Surakarta melaksanakan kegiatan Sinau Listrik di SD Negeri Mayang, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan ini difokuskan pada sosialisasi keselamatan ketenagalistrikan menjelang masa liburan sekolah.

 

Dalam sosialisasi tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai bahaya bermain layang-layang di dekat jaringan listrik. PLN mengimbau agar anak-anak memilih lokasi bermain yang aman dan jauh dari jaringan transmisi maupun distribusi listrik.

 

Petugas juga mengingatkan siswa untuk tidak memanjat menara transmisi, memasuki area gardu induk tanpa izin, serta tidak bermain di sekitar fasilitas ketenagalistrikan yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Baca juga:  Edukasi Rupiah dan Sistem Pembayaran Masuk Kurikulum Pelajaran Sekolah

 

Manager PLN UPT Salatiga, Ardylla Rommyonegge, mengatakan bahwa edukasi keselamatan ketenagalistrikan perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk membangun kesadaran masyarakat sejak usia dini.

 

“Melalui Program Sinau Listrik, PLN berupaya meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai manfaat listrik serta pentingnya menjaga keselamatan saat berada di sekitar instalasi ketenagalistrikan. Menjelang liburan sekolah, kami juga mengingatkan siswa agar tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik demi keselamatan bersama,” kata Ardylla.

 

Menurutnya, keterlibatan sekolah dalam program edukasi ini menjadi langkah strategis untuk memperluas pemahaman keselamatan ketenagalistrikan kepada masyarakat melalui para pelajar dan tenaga pendidik.

 

General Manager PLN UIT JBT, Handy Wihartady menyampaikan, Program Sinau Listrik merupakan bagian dari komitmen PLN dalam meningkatkan literasi ketenagalistrikan masyarakat sekaligus menjaga keandalan sistem kelistrikan.

 

“Kami berharap edukasi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan ketenagalistrikan. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat turut berperan menjaga keselamatan diri, lingkungan, serta mendukung keandalan pasokan listrik yang menjadi kebutuhan bersama,” ujar Handy.(aln)


TERKINI

Rekomendasi

...