26 C
Semarang
Rabu, 15 April 2026

Reses DPR RI, Wibowo Serap Aspirasi GP Ansor Temanggung




JATENGPOS.CO.ID,  TEMANGGUNG – Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai ruang dialog yang hangat dan substansial antara wakil rakyat dan organisasi kepemudaan Islam di Kabupaten Temanggung. Dialog yang diadakan dalam rangka masa reses tersebut diselenggarakan Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Wibowo Prasetyo bersama jajaran Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Temanggung.

Acara yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama ini menghadirkan suasana kebersamaan sekaligus forum penyampaian aspirasi secara terbuka.

Politisi dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah VI itu secara langsung menyerap berbagai masukan dari para kader Ansor. Dialog berlangsung dinamis, menyoroti isu-isu strategis seperti penguatan moderasi beragama, pemberdayaan ekonomi pemuda, hingga peran organisasi kepemudaan dalam menjaga harmoni sosial.

Dalam penyampaiannya, Wibowo menegaskan bahwa masa reses merupakan kewajiban konstitusional yang harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mendengar suara masyarakat di daerah pemilihan.


“Reses bukan sekadar agenda formal, tetapi momentum untuk memastikan kebijakan di tingkat pusat benar-benar berpijak pada kebutuhan nyata di lapangan. Apa yang disampaikan GP Ansor hari ini akan kami bawa sebagai bahan perjuangan di Komisi VIII DPR RI,” ujarnya, Rabu (25/2/2026) malam.

Baca juga:  Pemkot Semarang Siapkan 100 Ribu Paket Kebutuhan Pokok Selama PPKM Darurat

Ia menekankan bahwa ruang lingkup kerja Komisi VIII sangat erat kaitannya dengan aktivitas organisasi keagamaan dan sosial.

“Komisi VIII membidangi urusan agama, sosial, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, penanggulangan bencana, halal dan lainnya. Artinya, banyak program pemerintah yang bisa bersinergi dengan GP Ansor. Kami ingin memastikan kader-kader muda juga mendapat akses terhadap program pemberdayaan yang ada,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wibowo menyampaikan pentingnya peran pemuda dalam menjaga nilai kebangsaan di tengah tantangan zaman.

“Di era digital ini, tantangan kita bukan hanya persoalan ekonomi, tetapi juga arus informasi yang begitu cepat. Pemuda Ansor harus menjadi garda terdepan dalam menjaga moderasi beragama dan merawat persatuan. Negara tentu harus hadir mendukung peran strategis tersebut,” tambahnya.

Ia juga membuka ruang komunikasi yang berkelanjutan antara GP Ansor dan pihaknya.

“Silakan terus sampaikan aspirasi secara berkala. Jangan menunggu reses. Kita ingin hubungan ini produktif dan berkesinambungan, sehingga program-program benar-benar menyentuh kebutuhan kader dan masyarakat, secara luas,” katanya lagi.

Baca juga:  Samuel JD Wattimena Pamerkan Delapan Karya Bertema "Hoax & Seven Sins"

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Temanggung, Isro’ Agus Pamungkas menyampaikan apresiasi atas kesempatan dialog langsung tersebut.

Menurutnya, komunikasi terbuka dengan anggota DPR RI menjadi energi positif bagi kader di daerah.

“Kami berharap ada dukungan konkret untuk pengembangan kapasitas kader, baik dalam bidang ekonomi maupun pendidikan keagamaan. Pemuda harus diberi ruang dan difasilitasi agar mampu menjadi garda terdepan menjaga NKRI,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen GP Ansor Temanggung dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat nilai Islam yang ramah serta inklusif di tengah masyarakat Temanggung.

“Ansor siap bersinergi dengan pemerintah dan DPR RI untuk memperkuat program sosial, ekonomi, dan keagamaan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” kata Isro’.

Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung penuh keakraban. Momentum tersebut menjadi simbol kolaborasi antara wakil rakyat dan organisasi kepemudaan Islam dalam memperkuat komitmen kebangsaan, keagamaan yang moderat, serta pemberdayaan generasi muda di Kabupaten Temanggung.(*)




TERKINI




Rekomendasi

...