Sosialisasi PIP 2026 Jalur Aspirasi, Wali Murid dan Madrasah Sampaikan Beragam Aspirasi Pendidikan


JATENGPOS.CO.ID, TEMANGGUNG – Ratusan wali murid, kepala madrasah swasta, dan guru menghadiri Sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP) 2026 Jalur Aspirasi yang digelar di empat titik di Kabupaten Temanggung, Kamis (4/6/2026). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang dialog untuk menyerap berbagai aspirasi terkait penguatan pendidikan keagamaan.

Sosialisasi dilaksanakan di Pondok Pesantren Darul Falah Kecamatan Candiroto, Kecamatan Kandangan, Gedung MWC NU Kecamatan Kedu, dan Aula Babussalam Kecamatan Temanggung. Peserta yang hadir berasal dari berbagai madrasah, mulai jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).

Selain para orang tua siswa dan wali murid, kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, Soleh Mubin, Kasi Pendidikan Madrasah H. Agus Latif, para pengawas madrasah, serta kepala madrasah dari berbagai wilayah di Kabupaten Temanggung.

Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Wibowo Prasetyo, menjelaskan bahwa PIP 2026 Jalur Aspirasi merupakan salah satu program yang bertujuan membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar dapat terus mengakses pendidikan dengan baik.


“Program Indonesia Pintar sangat penting untuk membantu meringankan beban biaya pendidikan keluarga. Karena itu, kami ingin memastikan informasi mengenai program ini benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerima,” ujarnya.

Baca juga:  Menteri Pendidikan Abdul Mu’ti Ajak Pelajar Naik Sepeda ke Sekolah

Selain sosialisasi PIP, peserta juga mendapatkan informasi mengenai Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) yang diperuntukkan bagi calon mahasiswa baru dari keluarga kurang mampu yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi keagamaan, baik negeri maupun swasta. Program tersebut diharapkan dapat membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi lulusan madrasah.

Dalam sesi dialog, mengemuka berbagai persoalan yang dihadapi madrasah swasta. Mulai dari kesejahteraan guru madrasah swasta, kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan, pembangunan ruang kelas baru, hingga penguatan digitalisasi madrasah agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan tuntutan pendidikan masa depan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, Soleh Mubin, mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi yang dinilai membantu memperluas akses informasi masyarakat terhadap berbagai program bantuan pendidikan.

“Program seperti ini penting karena memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat mengenai berbagai bantuan pendidikan yang tersedia. Kami berharap semakin banyak siswa madrasah yang dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala faktor ekonomi,” katanya.

Sementara itu, Kasi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, H. Agus Latif, mengatakan PIP dan KIP Kuliah merupakan instrumen penting dalam memperluas akses pendidikan bagi siswa madrasah.

“Madrasah memiliki potensi besar dalam mencetak generasi yang unggul. Karena itu, dukungan melalui PIP, KIP Kuliah, serta penguatan sarana dan prasarana pendidikan perlu terus ditingkatkan agar kualitas pendidikan madrasah semakin baik,” ujarnya.

Baca juga:  Jelang Pendaftaran Cabup-Cawabup, KPU Kabupaten Semarang Buka Konsultasi

Menanggapi berbagai aspirasi yang muncul, Wibowo mengatakan masukan dari para kepala madrasah, guru, dan wali murid akan menjadi bahan penting dalam pelaksanaan fungsi pengawasan dan penganggaran di DPR RI, khususnya yang berkaitan dengan pendidikan keagamaan di bawah naungan Kementerian Agama.

“Madrasah memiliki kontribusi yang sangat besar dalam mencetak generasi yang berilmu dan berakhlak. Karena itu, berbagai aspirasi yang disampaikan hari ini menjadi masukan penting untuk terus memperkuat perhatian terhadap pendidikan keagamaan, termasuk kesejahteraan guru, penguatan sarana pendidikan, dan digitalisasi madrasah,” katanya.

Antusiasme peserta terlihat dalam setiap sesi dialog. Banyak wali murid memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pertanyaan terkait mekanisme PIP 2026 Jalur Aspirasi maupun KIP Kuliah, sekaligus menyampaikan berbagai harapan agar akses pendidikan bagi anak-anak mereka semakin terbuka.

Melalui kegiatan sosialisasi dan serap aspirasi tersebut, diharapkan informasi mengenai PIP 2026 Jalur Aspirasi dan KIP Kuliah semakin luas diketahui masyarakat, sekaligus menjadi jembatan bagi penyampaian berbagai kebutuhan dan harapan madrasah kepada pemerintah.


TERKINI

Rekomendasi

...