Jaga Kelestarian Alam, Waka DPRD Jateng Tekankan Program Lingkungan Berbasis Circular Economy


JATENGPOS.CO.ID SEMARANG – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko mengatakan, menjaga alam dengan lebih baik menjadi tanggung jawab bersama di tengah ancaman perubahan iklim yang semakin nyata. Dalam hal ini, ia mengusulkan penerapan program lingkungan berbasis circular economy sebagai solusi strategis untuk menjaga kelestarian alam Jawa Tengah.

Menurut Heri, konsep circular economy yang mengubah limbah menjadi sumber daya baru dapat menjadi jawaban atas masalah sampah, pencemaran dan penurunan kualitas lingkungan yang selama ini terjadi.

“Kita tidak bisa lagi mengandalkan pola ekonomi linier yang boros sumber daya. Jawa Tengah harus menjadi provinsi pionir dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan,” katanya.

Data terbaru dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Tengah dan BPS menunjukkan bahwa volume sampah di Jawa Tengah mencapai sekitar 7,5 hingga 8 juta ton per tahun.


Baca juga:  DPRD Jateng Dukung Pariwisata Kreatif Berbasis Budaya Lokal

Dari jumlah tersebut, tingkat daur ulang masih rendah, yakni di bawah 20 persen. Hal ini menyebabkan banyak sampah berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan mencemari lingkungan.

Selain itu, perubahan iklim telah menyebabkan peningkatan frekuensi bencana alam seperti banjir rob dan kekeringan di berbagai wilayah pesisir dan pegunungan.

Menanggapi hal tersebut, Heri mendorong pemerintah daerah untuk mempercepat program pengelolaan sampah berbasis masyarakat, daur ulang limbah pertanian menjadi pupuk organik, serta pemanfaatan limbah industri menjadi produk baru.

“Program ini tidak hanya menjaga alam, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Heri juga mengajak masyarakat, pelaku usaha dan pemerintah kabupaten/kota untuk bersinergi dalam menjaga kelestarian alam.

Baca juga:  Rumpelsos pada Dinsos P2PA Terima Orang Terlantar

“Menjaga alam berarti menjaga masa depan anak cucu kita. Circular economy adalah pendekatan yang paling realistis saat ini untuk menyeimbangkan antara pembangunan ekonomi dan kelestarian lingkungan,” tegasnya.(sgt)


TERKINI

Rekomendasi

...