JATENGPOS.CO.ID, SALATIGA – Warga Salatiga dihimbau untuk waspada terhadap modus penipuan yang berkedok aktivasi Identitas Kependudukan Digital ( IKD) yang mengatasnamakan dari pihak Dukcapil maupun kelurahan dan kecamatan.
“ Jika ada yang menghubungi dan menawarkan bantuan untuk aktifasi IKD jangan percaya. Dukcapil tidak pernah secara tidak tatap muka melakukan pelayanan IKD dan itu tidak memungkinkan. Jadi pelayanan IKD harus tatap muka di kantor atau petugas kami yang datang. Petugas yang datang itu pun saat momen tertentu semisal ada pameran di Pemkot,” ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ( Disdukcapil) Kota Salatiga Drs Noegroho Agoes Setijono saat acara focus group discussion di aula kantor setempat, Selasa ( 1/9/2026).
Ditekankan oleh Noegroho, pihaknya tidak pernah datang secara perorangan, karena untuk aktifasi IKD harus ada tahapan yang harus dilakukan. “ Sehingga warga harus hati-hati dan kami juga sudah memberitahukan tentang hal ini di website kami,” imbuhnya.
Noegroho menambahkan bahwa forum diskusi yang dihadiri pihak kelurahan, tokoh agama, tokoh masyarakat ini diharapkan bisa diteruskan kepada masyarakat, sehingga mereka bisa tahu tentang modus penipuan aktivasi IKD ini. “ Kami berharap bapak ibu semua bisa ikut mengedukasi masyarakat. Tidak semuanya membaca web site kami dan kami juga tidak bisa memaksa untuk membacanya, sehingga yang paling efektif menyampaikan atau menginformasikan langsung kepada masyarakat,” katanya.
Noegroho juga mengucapkan terimkasih atas apresiasi dari masyarakat terkait pelayanan di Disdukcapil Kota Salatiga. Berdasarkan survey yang dilakukan, indek kepuasan terhadap pelayanan di Disdukcapil Kota Salatiga di angka 90 persen lebih. “ Sehingga layanan yang sudah kami lakukan selama ini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun kami juga menerima masukan dan kritik yang membangun,” pungkasnya.
Sementara, Sekretaris Disdukcapil Kota Salatiga Joko Suseno, S.STP menambahkan, ada beberapa masyarakat yang sudah menjadi korban penipuan aktifasi ini sehingga harus lebih waspada. “ Kami menghimbau masyarakat untuk lebih waspada, jika ada yang menawarkan aktifasi IKD, abaikan,” tandasnya.
Selain dihadiri Kepala Disdukcapil dan sekretarisnya, hadir pula Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Muh.Adrik Sudhiro, SE,MM dan Kabid PIAK dan Pemanfaatan Data Rohmad Dwi Purwanto,S.Sos. (deb)




