JATENGPOS.CO.ID, MILAN – Matchday ke-4 Grup E Liga Champions 2022-23, giliran AC Milan menjamu wakil EPL Chelsea di Estadio San Siro, Rabu (12/10/2022) dini hari pukul 02:00 WIB, disiarkan langsung SCTV dan live streaming Vidio.com.
Kedua tim baru saja berjumpa di ajang yang sama pada Kamis (06/10/2022) lalu. Dalam laga yang berlangsung di Stamford Bridge itu, Chelsea menang dengan skor 3-0.
Bagi Milan, laga kandang ini adalah laga yang wajib dimenangi. Akan tetapi, Chelsea, yang telah meremukkan mereka tiga gol tanpa balas di matchday sebelumnya, merupakan lawan yang sangat sulit.
Pekan lalu, Milan dipaksa menyerah 0-3 di Stamford Bridge. Absennya sejumlah pemain penting akibat cedera membuat permainan Rossoneri kacau, dan mereka pun tak berkutik.
Wesley Fofana dan Reece James masing-masing mencetak satu gol ke gawang Milan. Pierre-Emerick Aubameyang, yang dahulu sempat ‘numpang lewat’ di Milan, juga turut berpartisipasi dalam penaklukan sang wakil Italia.
Milan dan Chelsea saat ini sama-sama memiliki empat poin, tertinggal satu poin dari Salzburg yang berada di puncak. Di bawah mereka, ada Dinamo Zagreb dengan poin tiga. Persaingannya masih sangat ketat.
Kemenangan 2-0 atas Juventus melalui gol-gol Brahim Diaz dan mantan bek Chelsea, Fikayo Tomori di San Siro akhir pekan kemarin membuat pasukan Stefano pioli cukup percaya diri menatap laga kontra The Blues. Namun, semangat anak-anak asuh Graham Potter juga sedang menggebu-gebu usai mencatatkan tiga kemenangan beruntun.
Dalam tiga laga terakhirnya di semua ajang, Chelsea berturut-turut menaklukkan Crystal Palace 2-1, menumbangkan Milan 3-0, dan membungkam Wolverhampton juga dengan skor 3-0.
Kemenangan itu membuat The Blues kini bertengger di posisi dua dengan koleksi empat poin. Serupa dengan perolehan poin AC Milan, namun keduanya dibedakan dengan selisih gol.
AC Milan yang kini berstatus sebagai tuan rumah, tentu tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan. Rossoneri diprediksi bakal tampil ngotot demi menyabet poin penuh. Hal ini berguna untuk menjaga kesempatan lolos ke babak selanjutnya.
Apalagi, AC Milan tengah dalam movitasi tinggi jelang pertandingan ini. Brahim Diaz cs sukses menundukkan Juventus 2-0 di Serie A akhir pekan lalu.
Sang pelatih, Stefano Pioli mengatakan AC Milan menunjukkan kerjasama yang apik melawan Juventus. Hal itulah, yang tidak terlihat ketika tim besutannya harus mengakui kemenangan Chelsea di pertemuan pertama.
“Kami bekerja sebagai tim hari ini, sayangnya kami kehilangan bentuk di London dan terlalu terintimidasi oleh kesalahan kami sendiri dan kekuatan lawan. Kami tahu bahwa jika kami bekerja sama, kami bisa mendapatkan hasil yang positif,” cetusnya.
AC Milan memang memiliki statistik kurang memuaskan di pertemuan pertama melawan Chelsea. Mereka menciptakan empat tembakan, namun hanya satu yang mengarah ke gawang.
Hal tersebut cukup berbanding terbalik dengan Chelsea. Di mana The Blues mencatatkan 10 kali tendangan, enam di antaranya menyasar ke gawang.
AC Milan kembali harus waspada di laga ini. Sebab Chelsea juga tengah diselimuti angin segar setelah mampu menekuk Wolverhampton Wanderers (Wolves) 3-0 di Liga Inggris.
Kemenangan atas Wolves jelas bisa menjadi suntikan semangat bagi Kai Havertz cs dalam bertandang ke San Siro.
Terakhir kali, Chelsea bermain di San Siro pada 1999 di babak grup Liga Champions. Saat itu The Blues yang masih diperkuat Gianfranco Zola, berhasil menahan imbang AC Milan dengan skor 1-1.
AC Milan sendiri telah memperbaiki performa tim yang didorong dengan kembalinya Theo Hernandez dari cedera. Terbukti mereka berhasil mengganyang Juventus pada pertandingan liga domistik.
Milan belum lolos ke babak sistem gugur Liga Champions sejak 2013-14, tetapi mereka telah memenangkan kompetisi ini dalam tujuh kesempatan, yang membuat mereka menjadi tim tersukses kedua dalam sejarah turnamen di belakang Real Madrid, yang mengangkat gelar ke-14 mereka. piala musim lalu.
The Red and Blacks akan memasuki pertandingan ini dengan kemenangan yang meningkatkan moral atas Juventus di Serie A pada Sabtu malam, dengan Fikayo Tomori dan Brahim Diaz di daftar pencetak gol melawan Nyonya Tua yang mengecewakan, dan hasilnya membuat mereka berada di posisi keempat di tabel, satu poin dari pemimpin Atalanta BC.
Daftar cedera Milan cukup besar, dengan Mike Maignan, Alessandro Florenzi, Zlatan Ibrahimovic, Junior Messias, Simon Kjaer, Davide Calabria dan Alexis Saelemaekers semuanya absen.
Namun, tuan rumah didorong oleh kembalinya Theo Hernandez dari cedera melawan Juventus, dan pemain internasional Prancis itu akan bermain sebagai bek kiri pada Rabu dinihari nanti.
Diperkirakan tidak akan ada kejutan besar di Milan XI, dengan Olivier Giroud akan memimpin lini depan dengan dukungan dari Diaz dan Rafael Leao, tetapi Tommaso Pobega kemungkinan akan keluar dari lini tengah untuk memungkinkan Rade Krunic masuk ke dalam tim.
Sedangkan untuk Chelsea, N’Golo Kante masih diragukan karena cedera hamstring, sedangkan Wesley Fofana dipastikan absen karena cedera lutut yang dideritanya saat melawan Milan.
Pelatih kepala Potter akan membuat perubahan dari tim yang memulai melawan Wolves di liga pada hari Sabtu, dengan Mateo Kovacic, Reece James, Raheem Sterling, Pierre-Emerick Aubameyang dan Ben Chilwell siap untuk kembali.
Ruben Loftus-Cheek harus mempertahankan perannya di lini tengah, sementara Kepa Arrizabalaga akan terus bermain, dengan pemain Spanyol itu menikmati performanya belakangan ini.
Dengan kembalinya Theo Hernandez dari cedera akan lebih menguatkan AC Milan pada pertandingan pekan ini. Sehingga pertandingan keduanya diprediksikan AC Milan bakal meraih kemenangan. Prediksi skor AC Milan 2 – 1 Chelsea. (bol/riz)










