Polres Kudus Pastikan Paket di Rumah Pendeta Aman




JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Paket kardus misterius yang sempat menggemparkan warga di sekitar rumah Pendeta Gereja Injil di Tanah Jawa (GITJ) Ploso, Kecamatan Jati, Kudus, akhirnya terungkap. Kepolisian Resor (Polres) Kudus memastikan benda mencurigakan tersebut sama sekali tidak berbahaya, dan hanya berisi bahan makanan berupa sayur-sayuran.

Diketahui, geger bermula pada Rabu (20/5) pagi, saat sebuah kardus bekas air mineral tak bertuan ditemukan di teras rumah pendeta. Demi keamanan, pihak pendeta langsung melaporkan temuan tersebut ke polsek setempat. Tim Gegana bersama Polres Kudus dan Polsek Jati segera diterjunkan ke lokasi, untuk melakukan sterilisasi dan pemeriksaan intensif.

‘’Setelah dilakukan klarifikasi, paket tersebut merupakan kiriman bahan makanan dari teman lama yang berada di Kabupaten Pati untuk istri Pendeta GITJ Ploso. Tidak ada unsur berbahaya,’’ tegas Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo, dalam keterangan resminya, Rabu (20/5) malam.

Baca juga:  Kesbangpol Kudus Dorong Ormas Lengkapi Legalitas 

AKBP Heru menjelaskan bahwa insiden ini murni terjadi akibat salah paham dan putusnya komunikasi. Paket sayur tersebut dititipkan melalui seorang anak jemaat gereja berinisial E, yang bersekolah di Kudus. Karena terburu-buru mengejar jam sekolah, E langsung meletakkan kardus di teras tanpa sempat memberi tahu sang pendeta.

E sendiri telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas kegaduhan yang tidak sengaja ia timbulkan. Ia mengaku lupa mengirimkan foto bukti pengantaran karena tergesa-gesa.

‘’Atas kejadian ini, kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik. Serta selalu melaporkan hal-hal mencurigakan kepada pihak berwajib secara cepat,’’ pintanya.

Sebelumnya diberitakan, sebuah paket misterius yang ditemukan di komplek rumah pendeta Gereja Injili di Tanah Jawa (GITJ) Ploso, Kecamatan Jati, menggemparkan warga setempat dan memicu kepanikan terkait ancaman teror bom, Rabu (20/5).

Baca juga:  DPUPR Kudus Perketat Pengawasan Proyek Fiber Optik

Guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, Tim Penjinak Bom (Jibom) Satuan Brimob Polda Jawa Tengah pun dikerahkan ke lokasi, untuk melakukan sterilisasi dan pemeriksaan mendalam.

Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo, melalui Kabag Ops Kompol Eko Pujiono, menjelaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari Standar Operasional Prosedur (SOP) kepolisian dalam menangani benda mencurigakan.

‘’Pada pemeriksaan awal menggunakan alat pelacak logam (metal detector), petugas tidak menemukan adanya unsur logam di dalam paket tersebut,’’ ungkap Eko, ditemui di lokasi. (han/rit)




TERKINI




Rekomendasi

...