56 Personel Polres Kudus Naik Pangkat

JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Sebanyak 56 personel Polres Kudus resmi menyandang pangkat setingkat lebih tinggi per periode 1 Juli 2026. Momentum sakral ini ditandai dengan Upacara Laporan Kenaikan Pangkat, yang dipimpin langsung oleh Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo, di halaman Mapolres Kudus, Selasa (30/6).

Upacara khidmat tersebut dihadiri oleh Wakapolres Kudus Kompol Rendi Johan Prasetyo, Ketua Bhayangkari Cabang Kudus Ny. Raja Dona Heru beserta pengurus, Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, ASN Polri, serta keluarga mendampingi para personel.

Dalam amanatnya, AKBP Heru Dwi Purnomo menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hadiah cuma-cuma, melainkan wujud apresiasi negara atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja prima dalam melayani masyarakat. Namun, ia mengingatkan bahwa atribut baru ini membawa beban moral yang jauh lebih besar.

Baca juga:  Tiga Acara Hajatan Pernikahan di Kudus Dibubarkan Satgas COVID-19

‘’Kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan, tetapi juga amanah. Semakin tinggi pangkat yang disandang, semakin besar tanggung jawab, profesionalisme, dan keteladanan yang harus ditunjukkan dalam pelaksanaan tugas,’’ tegas AKBP Heru.

Secara rinci, dari 56 personel yang naik pangkat, 1 personel naik dari Iptu menjadi AKP. Selanjutnya, 11 personel naik menjadi Aiptu, 16 personel menjadi Aipda, 4 personel menjadi Bripka, 16 personel menjadi Brigpol, dan 8 personel menjadi Briptu.

Kapolres juga memberikan ruang khusus untuk mengapresiasi peran keluarga yang setia mendampingi korps baju cokelat tersebut. Menurutnya, keberhasilan anggota Polri di lapangan tidak lepas dari sokongan moral di rumah.

‘’Di balik keberhasilan anggota, ada doa, dukungan, dan pengorbanan keluarga. Karena itu, kebahagiaan atas kenaikan pangkat ini menjadi kebanggaan bersama,’’ imbuhnya.

Baca juga:  Bikin Bangga, 2 Pelajar MTs NU Banat Kudus Raih Medali Emas LKTI Internasional

Suasana haru dan syukur memuncak usai upacara formal selesai. Sesuai tradisi, Kapolres bersama PJU dan Bhayangkari melakukan penyiraman air bunga kepada para personel yang naik pangkat.

‘’Prosesi ini menjadi simbol pembersihan diri sekaligus harapan agar para anggota semakin amanah dan presisi dalam mengemban tugas ke depan. Acara pemungkas ditutup dengan jabat tangan dan pemberian ucapan selamat dari seluruh sejawat,’’ pungkasnya. (han/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...