JATENGPOS.CO.ID, PATI – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pati menggelar pelatihan mencabut duri ikan bandeng di Alun-Alun Simpang Lima Pati, Selasa (4/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Pekan Pati Kreatif 2026 yang bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Sebanyak 25 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pati mengikuti pelatihan tersebut. Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN), pelaku UMKM, hingga pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Kepala DKP Kabupaten Pati, Hadi Santoso, mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk mengisi rangkaian Pekan Pati Kreatif dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Pati ke 703 tahun.
“Kegiatan ini dalam rangka mengisi Pekan Pati Kreatif dirangkaian Hari Jadi Kabupaten Pati. Sebenarnya yang mengikuti dari Kementerian Kelautan, sedangkan kami mengisi kegiatan pelatihannya,” ujarnya.
Hadi menjelaskan, terdapat dua jenis pelatihan yang diberikan kepada peserta. Pada hari pertama, Senin (3/8/2026), peserta mendapatkan pelatihan teknik pengasapan ikan menggunakan alat taikan. Sementara pada hari kedua, peserta dibekali keterampilan mencabut duri ikan bandeng.
“Kemarin pelatihan pengasapan menggunakan peralatan bernama taikan. Hari ini pelatihan mencabut duri bandeng karena Pati terkenal dengan bandengnya, dan bandeng tanpa duri dari Pati juga sudah dikenal masyarakat,” jelasnya.
Menurut Hadi, antusiasme peserta cukup tinggi mengikuti pelatihan tersebut. Apalagi Kabupaten Pati memiliki potensi produksi bandeng yang melimpah, mencapai sekitar 40 ribu ton per tahun.
Produksi tersebut dipasarkan dalam bentuk ikan segar maupun produk olahan bernilai tambah, seperti bandeng tanpa duri. Bahkan limbah pengolahannya juga dimanfaatkan menjadi kerupuk duri bandeng.
“Produksi bandeng kita melimpah sekitar 40 ribu ton per tahun. Ada yang dipasarkan sebagai ikan segar, ada juga yang diolah menjadi bandeng tanpa duri. Bahkan limbahnya yang dimanfaatkan menjadi kerupuk duri bandeng dan pemasarannya sudah cukup luas,” katanya.
Produk olahan bandeng asal Kabupaten Pati kini telah dipasarkan ke berbagai daerah di Jawa Tengah dan menjadi salah satu komoditas unggulan sektor perikanan.
Melalui pelatihan tersebut, DKP Kabupaten Pati berharap peserta tidak hanya memperoleh pengalaman baru, tetapi juga mampu mengembangkan usaha berbasis olahan ikan.
“Kami berharap pelatihan ini bermanfaat. Bagi anak-anak sekolah bisa menjadi pengalaman yang berharga, bahkan ke depan dapat membuka peluang usaha dari olahan ikan bandeng,” ujarnya.
Salah seorang peserta, Asrifah, pelaku UMKM asal Kecamatan Trangkil, mengaku senang mengikuti pelatihan tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menjadi kesempatan untuk menambah wawasan mengenai teknik pengolahan ikan yang lebih baik.
“Alhamdulillah, pelatihan ini dalam rangka HUT Kabupaten Pati dan HUT Kemerdekaan RI. Saya sebagai pelaku UMKM olahan ikan sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini,” katanya.
Ia berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan dalam usahanya sehingga mampu meningkatkan kualitas produk olahan bandeng yang dipasarkan.
“Kami ingin menambah ilmu baru bagaimana cara mengolah ikan yang baik. Tadi kami diajari teknik mencabut duri bandeng,” pungkasnya.(Ida/rit)






